Oleh: Muhammad Sadar*
Sejarah sebuah komunitas terkadang dilatari oleh ragam profesi, back ground pendidikan, keahlian dan berbagai budaya atau pemikiran. Kemajemukan masyarakat kerap kali akan diikat oleh suatu kepentingan tanpa sekat yang membatasinya. Struktur organisasi dibentuk berdasarkan anggaran dasar/anggaran rumah tangga atau tanpa formalitas sebagaimana organisasi modern. Kelahiran atau pendirian komunitas yang kompleks terkadang juga untuk menyikapi suatu keadaan yang tengah berlangsung dalam keterhubungan sosial yang tidak normal.
Ditengah kedaruratan global, dimana suasana dalam penjegalan dan pembatasan mobilitas penduduk bumi yaitu drama pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Akses dan hubungan masyarakat dibatasi hingga kondisi negara bisa dikatakan lumpuh tanpa aktivitas yang produktif. Namun dalam keadaan titik nadir tersebut, justru menjadi titik balik sebuah komunitas untuk lahir menjadi wadah yang menghimpun talenta-talenta yang memiliki bakat dalam menuangkan gagasan, pikiran atau pandangan terhadap apapun materi yang bisa diungkap, diulas hingga membentuk sebuah narasi tulisan.
Rumah bagi penulis telah dilahirkan pada tanggal 23 April 2021 yang bertepatan pada peringatan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia, sebagaimana dunia kelam pada masa itu. Ruang menulis di platform digital oleh founder Bang RIM adalah Bengkel Narasi yang didirikan atas kolaborasi antara Sipil Institute dengan penerbit Media Elfatih Insani pimpinan Kang Iyan yang memiliki filosofi yaitu menulis sambil memeluk kemanusiaan, menulis sambil mengurus kehidupan, menulis sambil berbagi.
Gerakan literasi menulis yang berkembang di bawah panji Bengkel Narasi memiliki visi Mewujudkan Generasi Pemikir dan Penulis Unggul Menuju Keabadian. Kekuatan visi inilah yang menghadirkan nuansa kepenulisan konsisten bagi para anggotanya untuk terus mendalami dunia literasi menulis. Komunitas BN merajut komunikasi dan menjalin hubungan referensi atas tulisan-tulisan yang terpublikasi di platform digital ini. BN bagaikan penyihir dalam sekejap menyemburkan asap magician yang mencipta penulis-penulis baru.
Kekuatan magic sang mentor dan arsitek BN menghamburkan pena yang tiada habis tintanya. Ia menghamparkan panggung literasi menulis yang tak bertepi, hingga tulisan para anggotanya mengangkasa melampaui batas teritorial negara sekalipun. Ia menavigasi setiap produk tulisan baik dalam bentuk opini, artikel, publikasi jurnal, resensi buku, traveling, puisi, cerita pendek, esai,
reportase, politik, feature, buruh migran, kajian penelitian, dan lain-lain.
Arah materi yang disajikan setiap anggota BN bertumpu kepada dinamika di wilayah kerja masing- masing, ia mengulas ranah birokrasi pemerintahan dan kebijakan publik pada bidang ekonomi, sosial, politik, hukum dan ham, kesehatan atau sektor pendidikan dan pengajaran hingga peristiwa manca negara yang turut menjadi pembahasan dalam dunia literasi menulis di BN. Tak lepas pula tema penulisan pada moment peringatan hari-hari nasional, narasi rindu atau asmara dan sajian sastra bahkan ulasan tentang hasil pemikiran berbagai tokoh dunia dan cerita sejarah lokal mewarnai platform Bengkel Narasi setiap hari.
Bagi penulis, BN adalah press room yang akan mengimbangi nuansa jurnalisme di daerah yang memproduksi berita atau isu lokal dan nasional yang berbeda. Bengkel Narasi melahirkan tulisan tanpa bantuan teknologi artificial intelligent yang lagi marak, namun tetap membutuhkan rujukan data valid dan terpercaya. Energi BN yang ditularkan melalui founder sebagai sang penggerak kepada anggotanya sanggup memberi inspirasi dan motivasi yang tiada henti untuk mengimprovisasi setiap bahan renungan yang dibingkai sebagai sebuah karya tulis. Power yang telah dihidupkan lima tahun lalu, kini menjelma menjadi ruang keabadian literasi menulis bagi penghuninya.
BN diibaratkan sebuah homebase pada ruang yang tak terbatas karena penghuninya nyaris tak pernah bersua satu sama lain, tetapi di dalam lingkup dunia literasi menulis ia saling terhubung oleh semangat kolaborasi, ia memiliki jejaring yang luas antar anggotanya karena dilatari oleh ragam profesi seperti akademisi kampus, sastrawan, guru sekolah, kolumnis, ASN pusat/daerah, pekerja migran, pegiat agama, karyawan korporasi dan sebagainya. Bahkan akumulasi tulisan oleh para kontributornya akan didesain menjadi sebuah produk buku tercetak yang ber-ISBN karena BN digawangi oleh sebuah penerbit IKAPI yang hebat.
Dengan diterbitkannya buku hasil goresan pena para penulis BN, maka membuktikan magic sesungguhnya media digital ini dalam mencetak generasi penulis, pemikir dan menyelami dunia keabadian ilmu yang akan diwariskan kepada generasi yang akan datang. Peran aktual yang lain dari BN berikutnya adalah sinergitas dalam melahirkan buku antologi dengan berbagai isu dan tema yang sarat ilmu pengetahuan, ide kebaruan maupun pengalaman kontributornya.
Oleh sebab itu, pada capaian usia yang ke-5 tahun Bengkel Narasi pada tanggal 23 April 2026 sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah swt, oleh pendiri dan arsitek BN menyampaikan apresiasi berupa penghargaan beberapa jenis kategori pilihan bagi para kontributor terbaiknya, antara lain penulis yang berpredikat terprolifik, karya dan resensi terbaik, pendatang baru, duta literasi daerah hingga luar negeri, duta literasi anak serta life achievement.
Ditengah peringatan tahunan Bengkel Narasi atas usianya yang menginjak lima tahun dan suasana euforia apresiasi pada para kontributors terbaik, saling menyapa di angkasa hingga ucapan terima kasih berdatangan silih berganti dari berbagai kalangan, bak petir kilat guntur mengguncang kemeriahan di bilik-bilik literasi BN, tiba-tiba rahasia takdir Tuhan terungkap yaitu kabar duka menjadi berita trending topik di platform ini atas berpulangnya keharibaan Allah swt yang biasa penulis sebut Bang Dirman atau Dr. Sudirman Muhammadiyah. Ia adalah penulis terproduktif di BN dengan membedah pemikiran tokoh-tokoh dunia baik dari kalangan neoliberal, kaum kapitalis hingga aktor yang bermazhab komunis sekalipun.
Dr. Sudirman Muhammadiyah adalah laksana pena yang tiada kering tintanya dan menginspirasi setiap insan yang pernah disapa, dibimbing atau yang ia kenal. Ia akademisi kampus yang konsisten dalam dunia pendidikan dan pengajaran atau majelis dakwah, ilmu tata negara dan sejarah lahir pancasila dikuasainya hingga filsafat klasik dan modern ia bahas dalam berbagai kolom media kampus atau tulisan di Bengkel Narasi. Terkadang penulis menerima postingan tulisan dari beliau sejak bergabung di BN tahun 2023 lalu. Ia memotivasi setiap pembaca untuk turut bergabung dalam viewer tulisannya yang sudah mencapai ribuan.
Tiada gading yang tak retak dan tak ada yang mampu menghentikan aliran tinta pena yang produktif. Kekuatan literasi yang dibangun platform digital Bengkel Narasi tak akan dijedakan oleh kehilangan sosok penulis yang mewariskan inspirasi dan motivasi, terlebih lagi kepada sang founder Bang RIM sebagai aktor penggerak, pencipta dan pemilik paten produk literasi nasional Bengkel Narasi, begitu pula Kang Iyan selaku mentor dan owner Media Elfatih Insani yang setiap waktu mendesain, lay out, editoring hingga penerbitan buku bagi penulis BN.
Struktur BN yang telah terbentuk pada masa lima tahun ini adalah suatu pencapaian prestasi, dedikasi maupun pengabdian kepada dunia literasi menulis. Prihal tersebut bisa dibuktikan dalam setiap waktu menelurkan penulis-penulis baru dengan berbagai tema dan segmen cerita serta sejumlah buku terbitan hasil tulisan anggotanya. Gerakan menulis adalah upaya menjaga dan memperkuat basis tradisi ilmu serta menyuburkan ekosistem literasi nasional dan dunia. Pada titik inilah peran BN yang sangat nyata mendapuk para kontributorsnya untuk berkarya dan berkhidmat pada kebaikan dengan mengalirkan ilmu melalui tulisan.
Akhirnya Bengkel Narasi Indonesia menghadirkan kekuatan magic yang kasat mata. Energi positif yang ia sebarkan merasuk kepada jiwa yang kerap kali meronta untuk terus menulis. Ia bagaikan virus menggerogoti pada setiap raga anggotanya agar tak berhenti berpikir dan out put olah pikir tersebut dirangkai dalam sebuah tulisan yang bermutu. Aura magic BN mengantarkan kontributornya selalu menampilkan postingan terbaik dan ia menyalakan obor keabadian bagi para penulisnya.
Penulis haturkan terima kasih tanpa batas dan salam hormatku kepada founder BN, Bang RIM atas kesempatan yang diberikan bergabung di komunitas menulis Bengkel Narasi, inilah berkah dan kekuatan silaturrahim dari tabir perjumpaan dalam sepekan dengan pengembara ilmu di Mushalla kecil Babul Jannah Kota Padang, Juni 2023 lalu. Terkhusus pula ucapan terima kasihku kepada sang arsitek BN sekaligus Direktur Media Elfatih Insani, Kang Iyan yang telah memfasilitasi proses terbitnya buku perdana penulis-Harapan Barru-Jaga Pangan Jaga Masa Depan. Begitupun juga perhatian admin BN Ibu Gusnawati, pada awal penulis di BN, telah memfasilitasi informasi berbagai hal di komunitas ini serta kepada semua kontributors BN di tanah air hingga luar negeri, takzimku setiap waktu bersama anda di Magic Bengkel Narasi.
Barru, 29 April 2026
*Warga Bengkel Narasi Indonesia, Jakarta
