Oleh : Imam Abdullah El Rashied

Menggembalakan rindu di ladang sendu, menawar takdir dengan do’a-do’a syahdu, pun merayu Tuhan tuk mencipta temu yang tak berujung pilu.

Menerbangkan asa ke langit pengkabulan, yang mengangkasa dengan sayap-sayap permohonan, mengemis dan mengiba penuh pengharapan.

Tuhan, jika cinta adalah buku cerita, kuharap kami adalah tumpukan aksara tawa, plot bersambung canda, dan ending yang bahagia. Sudah cukup hujan luka, badai nestapa, dan penantian yang menyesakkan dada. Kami harap Kau mengabulkan segala asa, yang selama ini menjelma do’a-do’a.

Peternak Rindu.
Mukalla, 9 Oktober 2021.

(Visited 33 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.