Rahma dan Rahman
“Dik, engkau tahu mengapa begitu banyak orang masih saja selalu merasa kekurangan, padahal ia memiliki jauh lebih dari orang lain?” Tanya Rahman kepada Rahma, kekasihnya. “Mengapa demikian, duhai kinasih?” Rahma…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
“Dik, engkau tahu mengapa begitu banyak orang masih saja selalu merasa kekurangan, padahal ia memiliki jauh lebih dari orang lain?” Tanya Rahman kepada Rahma, kekasihnya. “Mengapa demikian, duhai kinasih?” Rahma…
Apakah pekerjaan yang kita lakoni telah menjadi sarana bagi kita memerdekaan diri? Atau sebaliknya, pekerjaan yang lalu membentuk rutinitas dan pola hidup kita sehari-hari malah menjadi kerangkeng dan jeruji besi…
La Capila duduk di dermaga kecil di pinggir sungai tepat di depan pondok gurunya, I Mapesona. Sarung masih tersampir di bahunya. Kakinya menjuntai, ujung jemarinya sesekali menyentuh permukaan air. Ia…
Menulis di diari, terkadang seperti bercakap dengan diri sendiri. Padanya, seseorang bisa bertutur dengan jujur, tanpa khawatir akan dimintai pertanggungjawaban mengapa dia bersikap seperti itu. Maka membaca diari bisa memicu…
Ustaz Rappe menuntaskan salat subuh dengan ucapan salam, puluhan jamaah ikut menoleh ke kanan dan ke kiri, lalu bersalam salaman. Belum sempat pembina rumah tahfiz tersebut mulai melantunkan zikir bakda…