Oleh : Gusnawati Lukman
Mencetak generasi unggul yang bertakwa dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, memiliki rasa kegotong royongan yang tinggi, berkebhinnekaan global, bernalar kritis, mandiri dan kreatif, yang sesuai dengan profil pelajar Pancasila, sekarang ini lebih banyak dibebankan kepada para guru. Mereka dituntut bisa menggerakkan potensi, bakat, minat atau talenta peserta didiknya. Peran orang tua sebagai pondasi pertama, panutan utama bagi anak-anaknya, tergantikan oleh peran guru yang diharapkan dapat secara maksimal membimbing, menuntun, melatih, serta mengarahkan anak-anak sesuai dengan kodrat mereka untuk mencapai cita-cita di masa depan. Guru biasa mengajar, guru luar biasa mengajar dan menginspirasi, merupakan peran yang diharapkan sejalan dengan penguatan dan pengembangan karakter peserta didik. Mencetak generasi unggul menjadi petarung yang kuat, kokoh dan tangguh merupakan tanggung jawab yang luar biasa.Peserta didik diibaratkan seperti bulir-bulir padi yang apabila disemai di tempat yang baik dan cocok, akan lahirlah bibit-bibit unggul yang siap menghadapi tantangan dan tuntutan jaman. Peserta didik yang beradab, mandiri, kritis dan kreatif.
Peserta didik yang kritis, selalu menemukan ide-ide/gagasan baru yang bermakna, bermanfaat, dan membawa dampak bagi mereka dan lingkungan sosialnya.Begitu pula kreativitas yang dimiliki oleh peserta didik di SMPN 1 Watansoppeng. Mereka berusaha memanfaatkan waktu luang di bulan suci ramadan ini dengan kegiatan-kegiatan yang mengasah sikap spiritual mereka, menggali potensi, minat, bakat yang dimiliki oleh rekan-rekan mereka. Menabur amal, menuai manfaat dan keberkahan. Dengan inisiatif sendiri, mereka merancang kegiatan yang sesuai dengan jiwa muda mereka yang penuh gejolak, ide-ide besar yang selalu membutuhkan wadah untuk mereka salurkan.
Khusus di bulan ramadan ini, kegiatan yang mereka lakukan diberi nama “SERASA ( Semangat Ramadan Spensa)”. SERASA dirasa bisa menggali dan mengembangkan potensi dan bakat yang mereka miliki, dan yang paling utama adalah penguatan serta pendidikan karakter. Kegiatan SERASA meliputi:
- IMAN
IMAN adalah singkatan dari Info Ramadan Spensa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memposting info seputar ramadan di akun instagram OSIS SMPN 1 Watansoppeng setiap tanggal ganjil di bulan ramadan.
2. BAKSOS
Kegiatan ini dilakukan 3 kali selama bulan ramadan yaitu; baksos pertama adalah membersihkan mushola SMPN 1 Watansoppeng, baksos kedua adalah mermbuatkan tempat shalat di setiap ruangan kelas SMPN 1 Watansoppeng, dan baksos ketiga adalah memberikan bantuan berupa sembako kepada tiga kepala keluarga di lingkungan sekitar sekolah.
3. AYO TAAT
Ayo taat adalah singkatan dari Ayo Tadarus dan Salawat. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Ju’mat dengan membaca Surah Al-Kahfi yang dipandu oleh Dra. Hj Hamriani, selaku Wakasek Kesiswaan. Setelah itu, peserta akan membaca salawat badar bersama-sama.
4. SPENTALK
SPENTALK adalah nama dari Talkshow SMPN 1 Watansoppeng. Kegiatan ini adalah program kerja OSIS SMPN 1 Watansoppeng yang dibidangi oleh seksi 4 yaitu bidang kepemimpinan. Kegiatan ini adalah bincang-bincang santai dengan narasumber yang sudah ditentukan. Temanya pun menyangkut kepemimpinan dalam Islam, yang mengajarkan pada mereka bahwa seorang pemimpin itu harus jujur, mengayomi, menjadi teladan bagi rakyatnya.
5. KARTINI’S DAY
Kegiatan ini adalah program kerja OSIS SMPN 1 Watansoppeng seksi bidang 2 yang membidangi khusus seni dan apresiasi. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati hari Kartini pada tanggal 21 April 2021. Kegiatan ini diisi dengan lomba musikalisasi puisi yang dilaksanakan secara online.
Sungguh menarik rangkaian acara yang mereka gelar ini. Mereka mengasah kreativitas secara mandiri,penuh tanggungjawab dan mematuhi semua aturan-aturan yang ditetapkan selama pandemi ini. Sebagai seorang guru yang baik, kami hanya In Ngarso Sun Tulada, In Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Bibit unggul selalu menebar manfaat di manapun mereka berada.
Watansoppeeng, 5 Mei 2021
