Totalitas Partisipatori Antropolog :Wyn Sargent

Wyn Sargent, datang untuk mencatat keseharian suku Analaga, masyarakat adat pertama yang ditemuinya setelah mendarat di Wamena, Papua

1 Oktober 1973

Setiap mempelajari penelitian khususnya kualitatif, selalu dosen memberi contoh kisah partisipatori Arkeolog Amerika, Wyn Sargent, yang totalitas dalam penelitiannya terhadap suku di Irian Jaya (papua). Sejak kuliah S1, S2, S3, selalu  case ini jadi bagian di pembicaraan penelitian kualitatif, sampai tadi juga di bahas di sebuah webinar lewat zoom sy ikuti dari jam. 13.00 sampai 17.00, narsum utama .Prof. Dr. Burhan Bungin, M.Si., PhD., CIQaR., CIQnR.diacara Pre Collegium Q & A Social Research Method,  Batch 10.

Sumber: pre collegium Q&A

Rasa penasaran yang selalu rutin jadi pembahasan tentang totalitas partisipatori Wyn Sargent sampai menikah dengan Kepala suku
 Rasa penasaranpun menjalari saya, apa sih yang dilakukan si jurnalis California USA ini ?sehingga selalu jadi bahan pemateri, dari  berbagai sumber suntingan saya ingin berbagi tentang kisah Wyn Sargent.

Wyn Sargent, jurnalis asal California Amerika Serikat, tiba di Wamena sekitar tahun 1973. Dia tertarik pada kehidupan suku-suku adat warga setempat. Berbagai cara dia lakukan, yang penting dia mendapatkan hal-hal menarik untuk dia reposrtasekan. Wyn akhirnya menawarkan perawatan kesehatan pada warga. Namun perjuangan Wyn tidak disukai Obahorok, seorang kepala suku Dani di Lembah Baliem.

Obahorok mengutus 30 orang prajuritnya untuk mencegat rombongan Wyn. Tindakan Obahorok ditentang oleh suku Analaga dna Wiyogoba yang akhirnya hampir mengakibatkan perang suku. Untuk mencegah hal ini, Wyn akhirnya menawarkan diri untuk menikahi sang kepala suku.

Pernikahan segera berlangsung. Wyn menjadi salah satu istri Obahorok dari ke 40-an istrinya yang lain.

Rupanya, menjadi istri kepala suku membuat Wyn otomatis berubah status menjadi peneliti participant. Langsung meneliti ke tempat asalnya. Wyn mempelajari banyak hal dari kehidupan kepala suku dan warganya. Termasuk kehidupan seksual seorang Obahorok yang tentu saja beristri banyak.

Penelitian yang dilakukan Wyn adalah penelitian kualitatif, karena dia sendiri terlibat langsung mengamati proses yang terjadi di sana.

Berbagai pendapat lalu menyudutkan Wyn. Dari issue penyebaran misi agama, hingga ketidaketisannya menjadi partisipan dalam penelitiannya di kehidupan kepala suku Obaliem. Akhirnya Wyn dideportase.17 Februari 1973,

Tulisan ringkas dari Siti Mugi Rahayu. Sekembalinya ke negeri asal, California USA, Wyn menulis buku “People of the Valley” tentang kebudayaan orang Papua di lembah Baliem.

Metode penelitian kualitatif merupakan salah satu jenis metode untuk mendeeskripsikan, mengeksplorasi dan memahami pada makna yang oleh sejumlah individu atau sekelompok orang dianggap berasal dari masalah sosial atau kemanusiaan.

John W. Creswell

Sumber : mediaindonesia

KESIMPULAN
Sebagai seorang antropolog, Wyn mampu membaca pertikaian yang terjadi di antara suku-suku dan menyelesaikan dengan cara menikahi salah satu kepala suku. Pernikahan ini jelas diterima dengan dasar bahwa pemenuhan kebutuhan masing-masing pihak telah terlaksana. Dengan tetap melakukan praktek kesehatan dan reportase suku-suku setempat, Wyn juga menjadi istri ke-sekian seorang kepala suku tanpa mendasari hubungan pernikahan tersebut dengan seksualitas.

Tindakan Wyn adalah tindakan di luar logika umum, memahami suatu wilayah dengan tidak berbaur lebih ke dalam justru tidak akan memenuhi hasratnya untuk mendapatkan informasi yang diinginkan.

Dengan menjadi bagian yang paling penting, seorang istri kepala suku, Wyn telah memposisikan dirinya sebagai bagian dari masyarakat suku pedalaman. Apa yang telah dirasakan masyarakat suku pedalaman, telah juga ia rasakan dan itu akan sangat berbeda jika hanya mengamati dan menjadi bagian terluar masyarakat setempat.

Saat ini, tidak semua suku-suku adat pedalaman Papua yang tersentuh campur tangan pemerintah. Yang melakukan seperti yang dikerjakan Wyn justru pegiat-pegiat yang mempunyai visi dan misi yang sama dengan Wyn. Memang, dalam pemberitaannya upaya yang dilakukan pemerintah tercantum dalam  program kerja tahunan dengan tujuan pencapaian yang mulia. Kenyataannya banyak sisi kehidupan Papua yang belum terpublikasikan.

Esensi dari penelitian kualitatif adalah memahami yang diartikan sebagai memahami apa yang dirasakan orang lain, memahami pola pikir dan sudut pandang orang lain, memahami sebuah fenomena berdasarkan sudut pandang kelompok orang atau komunitas tertentu dalam latar alamiah.memahami yang dimaksud adalah benar-benar

wikipedia

Kerja totalitas dari penelitian Wyn Sargent menghasilkan karya luar biasa.
Bukan hanya teori dari literatur tetapi sekaligus menyelami obyek dan subyek dalam penelitiannya. Partisipatori yang luar biasa.
Pelantikan Pengurus IRMLA SULSEL| hari ini sabtu, lt. 9 ruang rapat senat unibos, 3 September 2022

Sumber sunting :
1). https://m.merdeka.com/tag/kepala/index8/
2). https://www.kompasiana.com/putrisematawayang/wyn-sargent-dokumenter-papua-dalam-sejarah-lalu_55107e63813311573bbc65d4

Sekian.

Di repost 3 September 2022.


Dr. Sudirman, S. Pd., M. Si.

Ketua I

Indonesian Research Methodology Lecturer Association (IRMLA) Sulsel

Bersama Ketum IRMLA Pusat |Prof. H.M. Burhan Bungin, M.Si, Ph.D, CIQnR, CIQaR

Metode kualitatif semakin hari semakin besar dan menjadi dominan dalam studi-studi ilmu sosial kontemporer karena temuan-temuan pada studi kualitatif dari pada sekadar angka-angka. Kenyataan lain, bahwa pemahaman kalangan perguruan tinggi atau masyarakat pada umumnya terhadapa penelitian kualitatif, masih belum optimal karena pemahaman peneliti tentang penelitian sosial yang belum maksimal.

lt.9 unibos
(Visited 1,392 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Sudirman Muhammadiyah

Dr. Sudirman, S. Pd., M. Si. Dosen|Peneliti|Penulis| penggiat media sosial| HARTA|TAHTA|BUKU|

6 thoughts on “People of the Valley: Wyn Sargent”
  1. Ternyata terdapat dua alasana Wyn Sargent sampai menikah dengan Kepala suku, satu karena ingin mencegah terjadinya pertikaian, dan untuk meneliti lebih dalam suku setempat yang kedua.

      1. Boleh totalitas meneliti tentang apasih sebenarnya pepahaman tentang Tallu Boccoe dan Bocco Tallu baik secara Budaya, Pemerintahan maupun silihat dari aspek pendekatan Agama. Karena selama ini banyak yang mencoba membahasnya tapi sampai sekarang dalam bentuk buku belum pernah saya menemukannay Pk. Dr. Selama ini juga orang membahasnya hanya memindahkan pendapat dengan pendekatan teori, tidak pada pakta dan data yang nyata. Sekedar ikur berpartisispasi saja bosku.

    1. Thanks atas sharingnya… memahami penelitian kualitatif yg sarat makna atas penelitian yg telah dilakukan oleh Why Sargent

      It’s me,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.