Oleh : Yusriani Nuruse

Tiara seorang gadis yang kini berumur 32 tahun. Lahir dari pasangan sebut saja Bapak Adam dan ibu Amira. Namun postur tubuh Tiara masih seperti anak-anak belasan tahun.Tiara lahir prematur . Saat lahir ia harus menjalani hari-harinya selama 3 bulan dalam kaca inkubator.Namun pertumbuhan Tiara tidak seperti anak yang lain.Ia sering sakit-sakitan dan kejang, Ia divonis dokter mengidap penyakit epilepsi.
Ayahnya telah meninggal 7 bulan yang lalu. Dulu ayahnya memelihara sapi milik orang lain.Namun ia telah pergi selamanya menghadap Ilahi. Pekerjaan Ayahnya terpaksa diambil alih ibu Tiara dengan upah separuh dari harga sapi.Namun itu hanya sekali setahun.
Dulu Tiara masih bisa berobat di Rumah sakit dengan jaminan BPJS dari pemerintah.Namun sejak bulan 4 yang lalu, pemerintah menonaktifkan BPJS secara acak termasuk milik Tiara. Kini Tiara tidak bisa berobat lagi.Padahal jika ia tidak minum obat ia akan kejang-kejang kadang 2 kali sehari.
Ibunya tidak mampu lagi membawa Tiara ke rumah sakit.Ibunya tak sanggup membayar sewa mobil dan menebus obat buat Tiara
Jangankan untuk berobat,untuk keperluan sehari-hari pun Ibu Tiara hanya menyisihkan upahnya untuk dipakai selama setahun.
Ibu Tiara tidak bisa bekerja selain memelihara sapi milik orang lain. Selain Ibu Tiara sudah tua ia pun tidak bisa meninggalkan Tiara sendirian. Tiara sering kejang bila tidak meminum obat.Ibunya hanya bisa menangis saat Tiara kejang lagi.Perjuangan ibuTiara sungguh berat ditengah himpitan ekonomi dia pun harus berjuang mengurusi putri.

(Visited 78 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.