Oleh : Imam Abdullah El- Rashied
Dan, hati ini masih sesak penuh tanya, kapankah akan ada jumpa? Mengulang kenangan yang pernah tercipta.
Rintik-rintik asa yang membasahi jiwa, telah mengering bersama angin senja, yang sempat menyapamu pada suatu masa.
Kau tahu? Pada cahaya mentari pagi aku cemburu, yang setiap hari mengecup manis bibirmu. Pun pada temaram cahaya purnama, yang membelaimu begitu mesra.
Bahkan, pada tembok-tembok, lantai dan ruangan yang kau tempati aku cemburu, karena setiap saat mereka menemanimu, menghabiskan seduhan sepi yang pilu, yang menguap bersama kata tunggu.
Bagiku, pun bagimu, waktu hanyalah pengulangan jeda rindu.
Peternak Rindu.
Mukalla, 7 Oktober 2021.
