Ada kertas diberi perekat, kertasnya kuat dalamnya hangat. Selamat aktivitas wahai SAHABAT, semoga kita tetap semangat.

Pantun tersebut yang menggerakkan semangat pagi hari ini, tuk menuju lokasi giat Cleo Senam Sehat, yang dilaksanakan di Taman Literasi Titik Nol Lasusua, Kolaka Utara.

Jam 5.30 saya sudah bergegas menuju titik nol lokasi kegiatan. Setelah sehari sebelumnya di jam yang sama saya juga sudah berada di lokasi tersebut.

Pasti. Untuk mengikuti Senam jiwa, guna membentuk pribadi yang disiplin, kuat, lincah, tangguh dan bermental juara.

Alih-alih dapat kupon undian lebih awal. Namun ternyata Zonk, setelah melihat kembali pamplet. Ternyata kegiatan senam sehat akan dilaksanakan hari ahad, bukan hari sabtu.

Hehe. Ternyata kemarin saya terlalu semangat untuk menghadiri senam sehat yang akan dipimpin oleh Kak Andi Chairul Ichsan Parani, yang sering kami sapa Kak Acip di Sahabat Bengkel Narasi.

Saya memang sengaja hadir lebih awal dari jadwal yang di tuliskan di pamplet. Tujuannya memang agar bisa lebih duluan strecing. Jalan mengililingi taman literasi, sejauh dua kilometer. Menuntaskan target setiap hari, menuju Dayet harus jalan sejauh dua kilo meter.

Ahad pagi, ada banyak mata yang hadir. Hentakan kaki ke bumi Patampanua, dan tepuk tangan riuh bergemuruh, disepanjang jalan depan tugu adipura dan taman literasi.

Suatu kebiasaan baru, yang semoga setiap ahad terus dilaksanakan. Bahasa masyarakat tempat keramaian, sedangkan bahasa milenial Car free day.

Masih terlihat kurang lapak jualan yang buka disana. Bubur kacang ijo, bassang, jagung, dan beberapa jajanan tradisional non rice belum tersedia. Semoga minggu berikutnya ada yang memanfaatkan peluang, untuk mendapatkan cuan barokah hari ahad pagi.

Akhir sesi sebelum kami membubarkan diri. Tepat di Pojok Baca Digital, Perpustakasn Daerah Taman Literasi. Kami menghabiskan santap pagi dengan hidangan yang wow luar biasa, dihadirkan Kak Islamiati. MasyaAllah syukur atas segala hal baik dari orang baik.

Hmmm saya dan Kak Ainul sempat bungkus beberapa potong ayam, yang katanya nasu-nasu garambang. Emang enak menunya.

Sangat sesuai. Menambah kalori yang telah terbakar 403 kkal. Hehe tak apalah, besok lagi dipikirkan. Yang pasti syukur dan Terimakasih atas kebaikannya Kakak Ketua BN Kolut, with Suami terhebatnya.

Tidak banyak cerita soal senam sehat yang dipimpin Kak Acip. Biarlah jadi story dalam ingatan. Yang pasti, saya berada di barisan paling depan, dan mata terfokus hanya pada yang di depan.

Sungguh, keindahan luar biasa. Penghujung bulan Januari Ahad 30/2022.

#AH

(Visited 64 times, 1 visits today)
One thought on “Nasu Garambang Taman Literasi”
  1. Sempat bekalku tidak keluar karena terbendungnya lauk Nasu Garambang buatan kanda Islamiati… Malah kutambah bekalku yg ku alihkan buat santap siang buat lembur dikantor… Makasih daeng Is sajiannya 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: