Oleh : Besse Rismawati
Angin……! Enggankah engkau menyapa lamunanku?? Ahh bertanya padanya pun ia takkan berbicara. Angin itu hembusan nafasmu. Air……..! Tak perlu ditanyapun ia akan menjawab dengan jujur, Air itu Air matamu.
Menyesal atau Membungkam?? Meratap atau Mendendam??Jawaban itu tak usah dicari lagi semua ada pada hati nurani.
Seberapa egokah ??
Setinggi apakah angkuhmu?? Sehingga engkau tak mampu lagi menerawang dengan mata hatimu??
Butakah?? Tulikah?? Indra Penglihatanku menyaksikan ada sesuatu yang tiada lagi di dirimu, Beribu tanyaku hanya bisa terjawab dengan kenyataan itu.
Kakimu, tanganmu, mulutmu seakan keram dan tak mampu mengatakan “maaf “. Itu karena rasamu mati.
Angin yang selalu bertiup sepoi-sepoi membelai daun, terasa mencubit bahkan berkali-kali menusuk kulit menyadarkan realita.
