Oleh: Kharisma Andika
Mahasiswa Teknik Telekomunikasi Telkom University Bandung
Ketika memutuskan kuliah di Bandung jauh dari orang tua, berarti aku sudah harus siap hidup mandiri. Bagaimana mengatur waktu, mengelola biaya hidup kiriman orang tua, hingga menentukan pertemanan dengan siapa. Salah melangkah di kota besar bisa berakibat fatal bagi masa depan.
Ketika pertama kali berangkat ke bandung satu tahun lalu, bapak tidak banyak bicara. Ia hanya menitipkan buku karyanya sendiri berjudul, “21 Hukum Kesuksesan Sejati” untuk kujadikan pegangan. Katanya kalau mematuhi hukum dalam buku ini insyaallah akan menjadi orang sukses, sebaliknya kalau melanggar akan menjadi pecundang.
Dari 21 hukum Kesuksesan Sejati dalam buku itu, yang paling tercatat dalam memoriku adalah “Hukum Proses” yang menjelaskan bahwa, “tidak ada kesuksesan dalam sehari dan kemenangan dalam semalam”. Berarti aku harus mematuhi hukum proses ini dengan menjalankan perkuliahan dengan baik sesuai jadwal dengan serius belajar untuk mendapatkan nilai yang bagus.
Alhamdulillah aku tidak salah pilih kampus. Sarana prasarananya, suasananya, aturan yang diterapkan, sampai sistem perkuliahannya, benar-benar menciptakan iklim akademik yang mendukung terciptanya proses belajar yang menyenangkan..
Aku salah satu mahasiswa yang menikmati proses perkuliahan di Telkom University Bandung yang memiliki ciri khas tersendiri dalam berpakaian. Awalnya mengira cara berpakaian bebas saja seperti di kampus lain pada umumnya, ternyata ada aturan ditentukan yang bagiku secara pribadi membuat suasana kampus lebih menarik.
Misalnya hari Senin pakai kameja seragam kampus Telkom University, Selasa dan Rabu pakai kemeja putih, Kamis dan Sabtu pakai kameja/kaos berkerah, sementara hari Jumat saat menulis catatan ini kami pakai baju batik. Jadi bukan cuma saat belajar harus disiplin, tetapi berpakaian pun harus teratur dan rapi. Secara pribadi aku menikmati proses perkuliahan yang kujalani di kampus Telkom University.
