Judul: Mr. Crack Dari Parepare, Dari Ilmuwan ke Negarawan sampai Minandito
Penulis: A. Makmur Makka
Editor: Muh. Iqbal Santosa
Penerbit: Republika Penerbit, Jakarta
Tahun Terbit: 2018
Jumlah Halaman: xxii + 493
ISBN: 9786020822914
Buku ini adalah biografi Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang akrab disebut BJ Habibie. Beliau adalah mantan Presiden ke-3 Republik Indonesia. Seorang ilmuwan, dan negarawan yang lahir di Parepare, Sulawesi Selatan pada 25 Juni 1936. Kedua orangtuanya bernama Alwi Abdul Djalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo. Oleh penulisnya (A. Makmur Makka) buku ini diberi judul “Mr. Crack” karena beliaulah orang pertama di dunia yang memperlihatkan kepada dunia ilmu pengetahuan bagaimana menghitung crack propagation on random sampai ke atom-atomnya.
Diakui sendiri oleh BJ Habibie bahwa buku ini adalah yang biografi terlengkap tentang BJ Habibie, dimana penulisannya semua berdasarkan fakta dan sumber sumber rujukan yang jelas dan terpercaya, bukan hasil rekayasa.
Terbagi menjadi 5 bagian utama, buku ini diawali dengan Prolog, Hanya Memberi Getaran antara Parepare dan Aachen (Jerman), Kembali untuk Kembangkan Teknologi, Ujian Kenegaraan, Kodrat Sang Kapiten Laut, dan Eyang yang Tak Pernah Berhenti Mengabdi. Setiap bagian ini terbagi lagi menjadi beberapa sub bagian.
Bagian pertama lebih fokus pada kehidupan pribadi BJ Habibie. Mulai dari orangtuanya yang berasal dari daerah yang berbeda. Ayahnya dari Gorontalo dan ibunya berasal dari Yogyakarta. Nama ayahnya Alwi Abdul Djalil Habibie diabadikan namanya sebagai nama Jalan di kota Parepare, kesukaannya belajar ilmu fisika, sampai pada pengalaman pribadinya selama studi di Jerman.
Bagian lainnya membahas tentang pengembangan teknologi termasuk diantaranya industri pesawat terbang yang merupakan industri strategis pasca reformasi. Dibahas pula sekilas tentang lahirnya organisasi Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), termasuk juga pelarangan terbit majalah Tempo, dan keterlibatan BJ Habibie dalam politik di Indonesia.
Karir politiknya sebagai Wakil Presiden ke-7 dan kemudian menjadi Presiden ke-3 Republik Indonesia diuraikan pada bagian lain. Krisis ekonomi dan masalah Timor Timur diawal peerintahannya sebagai Presiden, juga disebutkan dalam bagian ini. Masa masa akhir pengabdiannya termasuk hubungannya dengan Suharto, dan kematian istri tercinta (Ainun Habibie) dibahas pada bagian akhir buku ini.
Buku ini sangat informatif dan perlu dibaca bagi siapa saja karena membahas seorang tokoh besar yang dikenal sebagai ilmuwan dan sekaligus negarawan. Buku ini dapat menjadi sumber motivasi khususnya bagi pembaca yang tertarik pada bidang teknologi dan kepemimpinan, serta kebangsaan.
Buku ini sangat memiliki kelebihan yaitu biografi BJ Habibie yang paling lengkap, sumber rujukan jelas dan tidak ada rekayasa sehingga sangat kredibel dan terpercaya. Cakupan penulisan juga sangat lengkap, karena mulai dari masa kelahiran dan masa kecil BJ Habibie sampai beliau ke Jerman untuk belajar dan kembali ke Indonesia menjadi ilmuwan dan negarawan pemimpin bangsa.
Sebagaimana buku biografi pada umumnya, ada kecenderungan subyektivitas, yaitu kecenderungan memuji tokoh secara berlebihan oleh penulisnya. Hal ini kemungkinan akan mengakibatkan pembaca kurang puas karena tidak ada sudut pandang yang mengkritik. Buku ini juga cukup tebal karena lebih dari 500 halaman, sehingga pembaca generasi muda mungkin merasa berat membacanya. Dari segi teknis, buku ini tanpa ‘indeks’ meskipun jumlah halamannya lebih dari 500. Hal ini akan menyulitkan pembaca yang ingin mencari topik tertentu
Buku ini koleksi Deposit, Bidang Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.

