Filosofinya, semua, manusia, apapun ia, di manapun berada nantinya adalah alumni kehidupan.

sudirman muhammadiyah 2021
Foto reunian2015

ALUMNI KEHIDUPAN SMADA 90 SOPPENG

(31 Tahun bersama di Nene’ Urang sebuah catatan pinggir)

Tahun 1990, tanpa gadget
SMA Neg.2 watansoppeng sebuah tempat jauh dari kota, hanya bukit berbatu yg tumbuh ilalang dan pohon pohon, gedung sekolah semi permanen, berdinding papan bercat bedak putih level kapur, guru guru subsidi silang dari guru induk senior sma 1 (200). dan beberapa guru baru dan tetap.


Tetangga sekolah ada MAN dan SMA PGRI, sekaligus sebagai tempat transit di hari senin bagi yg terlambat datang, dan pulang lewat pematang sawah yg kita berjejer baju putih putih abu abu, berbaris rapi,bayangkan jika waktu itu sdh ada camera hp pasti selfi d pematang sawah sangat artistik.


Warung sop ubi wak mella sebagai jajanan murah meriah, makan 5 sebutnya 2, lapangan olah raga, d belakang kelasku, tdk berumput tetapi bebatuan cedera sedikit sdh biasa, bahkan lapangan itu biasa jadi latihan moto cross yg punya motor.
Caloppeng dan karsen di bulu sewo, dan bila2. Sesuatu yg jadi kenangan.

……………………….
Kenangan itu 31 tahun lalu, hari ini kami  bersama lagi.

Kadaluarsa yang nikmat adalah alumni. Semakin lama kadaluarsa semakin berarti nilai kealumniannya. Semakin menghilang dari wacana semakin tenggelam hati di dalamnya, rindu sekolah,  Predikat yang menguras catatan lama yang terbaca dalam konteks kekinian.

Catatan lama lengkap dengan andai-andai jika kini. Maka sekadaluarsanya catatan itu menjadi kerinduan untuk kembali hadir dalam kenangan tiga puluh tahun di smada yg kini jadi sman 4 tercinta.

Sekolah kita dulu harus ditatap sebagai kebaikan ilahiah untuk membenturkan diri dalam pilihan-pilihan hidup. Wadah yang tersadari untuk dipercaya memproses diri tanpa terlalu banyak menuntut hasil nantinya.

Kumpulan kanvas diri yang telah membentuk mata visi hidup, telinga ketajaman batin, rasa kepekaan akan nilai-nilai. Tidak ada yg hebat kita sejajar lepaskan seluruh identitas profesi kita mungkin hari ini kita berbaju seragam jaksa, polisi, dosen, tni, atau guru mari kita ingat 30 tahun lalu kita hanya bocah yang lugu, belah samping, gondrong, panrock atau ikat cacing rambut kepang dua, atau lusuh dg baju setrika arang, atau buku yg tasnya hanya d kantong celana, ahhh itu dulu awal berproses kita jadi manusia.

Sekolah kita terlalu luas jika dikorelasikan dengan perjalanan hidup yang ditakdirkan Allah kita. Maka bangun alumni sekokoh mungkin, agar yang dihasilkan sekolah kita itu tetap terbaca seiring usia menapaki ujung senja, kita rata2 terlahir 1970,71 dan 73 iya berumur 50 tahun Maka bicaralah tentang warna, di alumni sekolah mu, karena alumni adalah embrio.

Maka jadikan sayang dan cinta sebagai ruh kehidupannya, agar alumni hilang kekuatannya, karena sayang dan cinta yang ada dalam bentuk PERSAUDARAAN.

Alumni adalah kumpulan dari porses. Alumni seluas kenangan kita 31 tahun lalu yang pernah terdiami. Alumni tidaklah hanya dalam garis sekolah atau satu dua titik yang pernah memprosesnya.

Filosofi alumni adalah bentuk pengakuan rasa terima kasih atas nilai-nilai yang pernah terjamahnya. Alumni adalah keterkaitan emosional dari letupan-letupan hidup yang terjalani.

Sekolah smada dan alumni sebuah fakta ketergantungan yang tidak akan pernah terhapus dalam perjalanan sejarah. Warna warni setapak jalan dari sekolah ke pusper dan terminal di hari sabtu untuk berpencar ada yg ke takkalalla, ke Batu2, ke Cabbeng dan saya ke belo.dan kita ketemu d depan sma pgri, bergerombol untuk berbaris d pematang sawah dan sampai di gerbang pagar kawat besi kalau tdk lincah bisa merobek baju dan celana kita.proses kenangan itu tidak harus segaris dengan alumni, tetapi alumni merupakan klise halus dari keberadaan eksistensi sekolah kita sekarang , kita memang bukan selevel alumni sman satu ( duaratus) tetapi kita bagian dari sejarah mereka, yang kelak menjadi SMA Negeri 2 Nene’urang.

Tulisan ini terinspirasi lahirnya wadah alumni meski hanya setingkat komunitas saja. Tetapi ternyata bisa menjadi miniatur kehidupan ketika ketajaman imajinasi membaca satu persatu bentukan almamater ini, ya alumni tadi. Iyee sebatas pengantar, penulis kini memiliki dan terjun bersama membangun komunitas alumni ini.yg sebut di group medsos special alumni smada 90,

Membangun atas dasar kebutuhan akan pribadi yang telah terbentuk oleh $ekolah yang luar biasa di nakhodai kepala sekolah pertama dari guru senior sman satu, Bapak, Abu Slamat. Bangunan yang pas sebagai bentuk rasa syukur atas proses yang telah Allah berikan di sekian tiga puluh satu tahun lalu.

Tulisan ini terinspirasi pula oleh bertemunya sahabat2 lama yg tiba2 muncul dan jadi membuat memory saya jadi link kembali dan di tulisan ini tdk etis sy sebut satu,satu, karena kalian adalah bagian dari cerita ini tiga puluh satu tahun lalu, walaupun proses selanjutnya bagi saya pribadi telah banyak tempat menimbah ilmu pengetahuan sampai stroke ringan, 2013, dan teraphy terbaik saya adalah mengenang masa lalu walaupun tidak semua alumni ,90 smada sdh bertatap lansung tetapi keterwakilan sdh hampir.

Maafkan yg belum sempat tetapi dalam jaringan ( daring) medsos kita bervirtual hampir tiap waktu, pertemuan fisik dg saya adalah teraphy yg di anjurkan dokter saya dan alhamdulillah walaupun susah untuk normal 100%, tetapi minimal habis copy darat link otak saya dan senyuman saya dapat mekar kembali. Sekalian juga klarifikasi sy bukan sombong atau cuek atau acuh d medsos dan di nyata tidak lain faktor sakit urat saraf saya sdh ada yg putus.maafkan saya otakku senyum hati ku bersemi tapi gerakan ke bibir tdk link dan konek.

Saya lahir dari keluarga sederhana anak petani d sebuah desa di cennoe, yg waktu di sma dipelihara ibu Hj.Binti Usman yg suaminya H.Salama, saudara dari ibunya ibuku yang melahirkanku. Jadi nuansa kemiskinan dan pelita lampu gas sy sangat nikmati waktu sekolah, nanti sma baru menikmati pln, di rumah keluarga di jl kesatria depan gereja.

Selama 3 tahun.  kemerdekaan hidup setelah kuliah, S1 di fak.hukum umi satu semester, pindah ke uvri jurusan administrasi fakultas ISIPOL, semester 2 pindah di prodi PPKn FKIP, 1999 pasca unhas sosiologi, 2010 S3 pasca unm sosiologi.
——-–————+++++++

Sebagai alumni smada 90,seharusnya menjadi basis-basis untuk menyempurnakan lobang-lobang yang ada dalam konsep hidup.

Alumni smada 90, termasuk kebutuhan untuk bisa memoles kembali warna diri.

Alumni smada wajib mengingat sekolahnya.

Dalam fenomena alumni, harus bercerita yang manis-manis walau dulu terasa pahit. Itu proses kalau pun ada yang belum sukses mari saling membantu. Dalam alumni harus bersenandungkan rasa syukur dan pengakuan akan kebesaran ilahi.

Filosofinya, semua, manusia, apapun ia, di manapun berada nantinya adalah alumni kehidupan. Maka sangat disayangkan jika kebencian dan angkara, keberpihakan dan dusta, saling hiaks dan gundah, atau gengsi merasa rendah diri lebih mendominasi di dalamnya. Maka perlu ditumbuhkan jika kita, alumni kehidupan ini, rindu bercengkrama dengan tertawa lepas ketika benci pernah terbaca.

Alumni, proses diri yang alamiah akan terjadi

Kita, alumnus smada 90 kehidupan

Cintalah seharusnya yang ada, bukan cinta monyet, itu basi kita sudah di titik senja kehidupan tidak sepantasnya lagi untuk hal2 yg negatif umur kita sudah senja.bukan lagi materi yg jadi acuan tapi mari bermuhasabah diri saling mengingatkan agar alumni sekolah kita jadi alumni kehidupan. Zikir dan doa untuk regenerasi kita.masa itu sudah lewat, sekarang kita sudah usur.
Komp.unhas, 2021 jaga imun jaga iman.


Dr.Sudirman, S.Pd.,M.Si.(Jenderal yang tidak punya bintang)
Kelas 1.5 biologi 1 nim.390.
Duduk bangku ke 3 dari depan.

Bantu share ke teman2 Alumni 90.
Sebagai laporan alumni 90 sudah berbagai kegiatan yang luar biasa.
SMADA 90, adalah KITA.
KITA adalah SMADA 90.

(Visited 257 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Sudirman Muhammadiyah

Dr. Sudirman, S. Pd., M. Si. Dosen|Peneliti|Penulis| penggiat media sosial| HARTA|TAHTA|BUKU|

One thought on “Merawat Ingatan Memory”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.