Rabiul Awwal adalah salah satu bulan mulia bagi umat Islam, bulan yang penuh dengan keistimewaan dan keutamaan, bulan dimana Nabi Muhammad saw dilahirkan.
Bulan Rabiul Awwal juga identik dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad saw. Perayaan yang sudah lama dilakukan oleh umat Islam. Pembacaan selawat, berzanji, ataupun pengajian-pengajian yang mengisahkan sejarah Nabi Muhammad saw.
Gema selawat terdengar merdu di berbagai tempat, baik itu di masjid, musala, ataupun tempat ibadah umat Islam lainnya. Begitu pula yang dilakukan oleh ibu-ibu muslimat Nurul Jannah. Kelompok pengajian ibu-ibu ini terletak di salah satu desa di Banyumeneng, Nanggulan, Kulonprogo, Yogyakarta.



Lantunan selawat berzanji yang dimulai pada tanggal 26 September 2022 dan akan dilakukan selama 12 hari secara berturut-turut, berkeliling dari rumah ke rumah. Ini adalah salah satu bentuk dan bukti bahwa kecintaan terhadap Baginda Nabi Muhammad saw tidak akan lekang sampai kapan pun.
Diiringi dengan alat musik tradisional bernapaskan islami, yaitu rebana, kian menambah semangat suasana. Kegiatan ini dilakukan pada malam hari dimulai dari pukul 19.30 sampai dengan sekitar pukul 21.30.
Selain untuk memperingati Maulid Nabi, acara ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antar warga masyarakat. Kesibukan mengurus rumah tangga yang tiada habisnya kadang membuat tali silaturahmi antar warga kurang maksimal.
Maulid Nabi Muhammad saw adalah peringatan atas kelahiran Nabi Muhammad saw yang esensinya adalah untuk meneladani setiap pikiran, ucapan, dan perilaku Rasulullah saw. Dengan harapan semoga kita sebagai umat Nabi Muhammad saw menjadi pribadi yang lebih baik lagi, berusaha untuk menjadi contoh yang baik, minimal dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat.
Menjaga perilaku baik itu ucapan maupun perbuatan agar tercipta lingkungan yang aman, rukun, tentram, bahagia, saling menghargai, dan menghormati satu sama lain. Berawal dari hal yang kecil, semoga akan memberikan manfaat dan dampak yang positif bagi kehidupan di masa depan. []
