Oleh : Imam Abdullah El Rashied

Kita adalah sepasang jiwa yang bertemu pada satu asa
Entah untuk bersama, atau mengulang luka yang sama
Kita dibuai oleh mimpi dan harap yang tak pasti
Rindu yang pernah kita tanam, menjadi monster yang begitu seram
Bagaimana tidak?
Sedangkan hati selalu dirajam, oleh resah yang enggan untuk diam
Menepi di sudut hati, menyendiri meratapi
Detik yang berkisah, dan detak yang terpapah
Akankah tiba, senyum fajar yang menghapus luka, duka dan segenap lara yang menyerta?
Menghadirkan tawa yang pernah terlupa
Merekatkan dua jiwa dalam alunan senja, hingga tua.

Peternak Rindu.
Mukalla, 30 Agustus 2021.

(Visited 44 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.