Oleh: Dr. Tammasse Balla, M.Hum.

Zufar Yoga Indratmo Sanusi (Yoga) adalah salah seorang calon taruna dari Kodam XIV Hasanuddin yang berhak mengikuti seleksi akhir calon taruna (catar) di Akmil Magelang. Saat pengumuman yang mendebarkan di Kodam XIV Hasanuddin (27/7), saya termasuk hadir dengan harap-harap cemas. Alhamdulillah, dari 175 peserta yang mengikuti seleksi di Pakkatto, 29 catar dinyatakan lulus seleksi tingkat akhir di Magelang.

Betapa gembira seluruh keluarga pada hari itu. Doa dan ikhtiar menjadi senjata ampuh keluarga mengiringi langkah-langkah Ananda Yoga selama seleksi catar. Akhirnya, kerja keras berhasil membuktikan bahwa ikhtiar dan doa tak pernah mengkhianati hasil.

Menjelang perpisahan dengan Ananda Yoga di Kodam XIV, saya membisik telinga ananda, “Jangan kendor.” Setelah saya membisikkan “kata sakti” itu, lalu saya tepuk perutnya, sambil lantang berkata, “Selamat berjuang di Magelang. Kalau Ananda lulus seleksi akhir masuk Akmil di Magelakg, Om Aji akan datang langsung menyaksikan pelantikanmu nanti sebagai Taruna Akmil 2021″.

Alhamdulillah, empat bulan berlalu, Ananda Yoga berhasil menempatkan dirinya sebagai salah seorang di antara sedikit yang lulus menjadi Taruna Akmil 2021. Janjiku empat bulan lalu, hari ini kubayar “cash”. Pagi-pagi buta ayam tadi, kami berenam yang terdiri atas ayah dan ibunya Yoga, Wira adik semata wayangnya Yoga, Tantenya Yoga, saya, dan salah seorang sahabat dekatku H. Anto terbang ke Yogyakarta. Insyaaallah, bertepatan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 adalah hari pelantikan Ananda Yoga sebagai Taruna Akmil Magelang 2021, Wisuda Jurit (Wisjur).

Betapa banyak agenda kusisihkan sementara karena akan menyaksikan langsung peristiwa langka ini. Selain melunasi janji kepada Ananda, juga tak kalah pentingnya bahwa saya khawatir “jangan-jangan” ini akan menjadi skenario pertama dan terakhir dalam lingkungan sedarah dekat saya. Saya bersaudara tiga orang, masing-masing punya keturunan dua orang. Dari enam orang cucu orangtuaku itu, tinggal satu orang yang masih punya kemungkinan bisa mengikuti jejak Ananda Yoga, yaitu Ananda Wira, adiknya Yoga, saat ini masih menduduki kelas XI. Namun, tentu harus berjibaku mempersiapkan dirinya dalam waktu cukup panjang.

Selamat Ananda Yoga. Om Aji datang memenuhi janji. Jangan kendor selama menempuh pendidikan “super keras dan ketat” di Akmil. Ingat pesan leluhur Bugis, “Kalau orang Bugis memulai sesuatu, pantang berhenti sebelum menyelesaikan pekerjaan.” []

(Visited 119 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.