Penulis: Rosmawati

Saya Rosmawati — bekerja di Perpustakaan Daerah Kabupaten Kolaka Utara, mengajar di Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara, dan aktif di komunitas Bengkel Narasi serta Pena Anak Indonesia (PAI). Tiga peran itu berjalan bersamaan, dan saya menjalaninya dengan sadar. Di perpustakaan, saya dekat dengan buku dan dengan orang-orang yang datang mencari sesuatu — entah itu pengetahuan, ketenangan, atau sekadar tempat duduk yang tenang. Di ruang kuliah, saya belajar lagi setiap kali mahasiswa mengajukan pertanyaan yang tak pernah saya duga. Di komunitas, saya menemukan alasan yang paling sederhana mengapa literasi itu penting: karena ada anak-anak yang ingin bercerita, tapi belum punya kata-katanya. Saya menulis di Bengkel Narasi. Kadang soal hal-hal besar, kadang soal yang kecil saja — tapi selalu dari apa yang sungguh saya lihat dan rasakan. Kalau Anda ingin mengobrol soal literasi, pendidikan, atau dunia menulis — mari. 📍 Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara ✍️ bengkelnarasi.com 📚 Perpustakaan Daerah Kab. Kolaka Utara 🎓 Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara

Lelah Ku Bahagia Mu

Hari ini aku sangat lelahPenat nian bahu bersandarPinggang kriuk begitulah bunyinyaDua jam merawatmuMembelaimu, mengusapmuTak layak bagi yang tak pahamSunlight, skin caremuAglokuKu pandangi wajahmu sudah mulus dan berseriElok nian tunas bermunculanKu…

Tidur

Tidurlah, karena tidurmu akan membuatmu damai, tak terluka oleh siapapun,takkan merasakan sakit , bahkan tidurmu akan membuatmu lupa akan pandemi.Tidurlah, kalau malam ini kamu belum tidur , ingat ya, Rindu…

Harapan untuk Ananda

Hari ini bertambah lagi usiamu nakKuharap bertambah pula harapan-harapan indahTengoklah siapa yang selalu ada di kala ada dan tiada, yang selalu menampung keluh kesahmu nak,Kala ketak berdayaanmu selalu menggapai tanganmu,MendekapmuMemberi…

T A K

TakTak ku tahuTak ku rasaTak ku mengertiTak ku sangkaTak ku inginTak ku sadariTak ku bayangkanTak ku pikirkanTak ku sengajaTak ku kiraTak. Ku selesaikanSimbula 7 juli 2021iEdisi sanggara peppe 😂

Hujan

Semalam hujan turunMeski tak derasNamun membuat mataku basahAku pikir hujan akan berlanjut hingga dini hariTaunya, hujan berhenti di Tengah malamKuawali pagi dengan harapan langit cerahNamun ketika ingin ku gapai mentari,…

DIALOG DENGAN PENA (1)

Meski hanya sekedar senyum tersembunyi, keindahan itu dari mata menetap di hati.Karena senyum tersenbunyi adalah sebuah “ketulusan”. Dalam malam kugenggam sedikit keangkuhanmu, ada jarak yang tersematkan,walau sekilas masih mencuri pandang…