Andi Akbar Herman

Andi Akbar Herman menghabiskan masa kecilnya di tempat kelahiran Kabupaten Kolaka Utara. Tumbuh dalam keluarga sederhana dengan ayah seorang petani dan ibu seorang ASN biasa tidak menyurutkan langkahnya untuk terus bersekolah. Akbar kecil hanya berpikir untuk melakukan apa yang bisa dilakukan saat itu, tanpa menunggu nanti. Dalam salatnya ia selalu berdoa, “Ya Allah, jadikan aku anak yang dapat berbakti kepada kedua orang tua, agama, bangsa, dan negara.”

Sadar sebagai anak yang tumbuh jauh dari kata mapan, Akbar mulai merajut mimpi-mimpinya untuk kehidupan yang lebih baik. Dengan dukungan yang besar dari ayah dan ibu tentang pentingnya menimba ilmu, Akbar tidak pernah berhenti memaksimalkan setiap peluang dan kesempatan untuk mendapatkan tiket terbaik meraih prestasi. Belajar hingga berkeringat dan tidak berhenti belajar sebelum lelah.

Menempuh perjalanan darat dan laut lebih dari seribu kilometer yang melelahkan pun dijalaninya. Tidak terbayang sebelumnya ketika di rantau akan kehabisan uang, menahan lapar, tetapi harus tetap giat belajar. Alhasil, Akbar sukses menyelesaikan studi Magister Hukum di Universitas Gadjah Mada. Sebagai “orang timur”, merupakan kebanggaan tersendiri bagi Akbar bisa berjas almamater salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Pulau Jawa.

Saat ini, Akbar menjalani kesibukan sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara. Akbar pun menjalani profesi sebagai seorang advokat di kantor hukum Andi Akbar Herman, S.H., M.H. & Partner. Tidak berhenti di situ, Akbar mulai dikenal sebagai profesional muda yang banyak melakukan aktivitas sosial di lingkungan tempat tinggalnya. Menyibukkan diri dengan banyak menginisiasi gerakan positif di tengah-tengah masyarakat tanpa tendensi dan kepentingan apapun.

Dengan capaiannya hingga saat ini, Akbar tetap tampil sebagai sosok yang sederhana. Ia hanya berpikir bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak bermanfaat bagi orang lain.

Baginya, uang bukan sumber kebahagiaan yang utama. Banyak orang sukses dengan kehebatan, kekayaan, kepintaran, atau kecerdasannya. Namun, baginya bahagia adalah ketika melihat orang-orang baik berbagi kebahagiaan dan kebaikan yang membaikkan bagi banyak orang.

“Dalam menjalani aktivitas sebagai akademisi dan advokat, saya banyak menemukan masalah terkait kekerasan anak, kekerasan seksual, hingga pornografi di kalangan generasi muda. Trennya terus meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi ini sangat memprihatinkan,” ungkap Akbar.

Menurut Akbar, kondisi tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak. Bukan hanya orang tua di rumah dan guru yang mendidik di sekolah, pemerintah dan masyarakat harus hadir memberi solusi.

“Stimulus positif harus dihadirkan dalam keseharian anak sejak dini; di rumah, di sekolah, dan di lingkungan tempat tinggal. Jika tidak, akan semakin banyak anak-anak kita yang terjebak dalam masalah-masalah tersebut. Jika kondisi ini tidak diperbaiki, kita akan kehilangan generasi muda yang yang memberi solusi dan perubahan menuju peradaban yang lebih baik. Bagaimana bisa memberi solusi jika mereka sendiri menjadi bagian dari masalah?” jelas Akbar.

Sadar sebagai putra daerah yang harus pulang kampung, Akbar banyak membawa contoh-contoh kemajuan di daerah lain yang ditemuinya dan berusaha menghadirkannya di tanah kelahirannya di Kabupaten Kolaka Utara. Tampil sebagai sosok pemuda yang inspiratif, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara sangat mengapresiasi Akbar dan sudah berkali-kali mengundangnya sebagai narasumber dalam berbagai kegiatan.

“Saat ini, kita sedang membangun sebuah peradaban dan itu tidak bisa instan. Peradaban di masa yang akan datang berada di pundak para pemuda hari ini. Semakin baik dan semakin bermanfaat apa yang dilakukan oleh para pemuda hari ini akan menjadi trigger hadirnya peradaban yang gemilang di masa yang akan datang. Generasi tua pun akan menaruh kepercayaan kepada para pemuda untuk menoreh sejarah. Saya sebagai pemuda sangat senang bisa hadir bersama-sama pemerintah daerah bagi warga Kolaka Utara,” tegasnya. []

(Visited 559 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Admin

Admin Bengkel Narasi

2 thoughts on “INSPIRASI DARI BUMI PATAMPANUA”
  1. Luar biasa. Anak muda yg menginspirasi… Rendah hati…. Ternyata ia seorang anak hebat….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.