Oleh : Gusnawati Lukman
Cerita Kita
Diantara kita itu banyak. Ada aku, kamu, dia dan mereka. Kita sudah memperbincangkan banyak hal. Berdiskusi panjang lebar, berdebat, saling menguji kekuatan, ketangguhan, kecerdasan dan perasaan hati. Kamu terkadang egois. Aku juga. Dia juga. Aku terkadang lebay, suka nangis , kamu juga. Tapi rasa kita sama. Aku punya rindu, cinta dan sayang. Kamu juga. Dia juga. Mereka juga.
Kita itu, tidak perlu meragukan sesuatu yang sudah nyata. Tentang ketulusan yang tersemai di hati kita, untuk apa kita perdebatkan. Ketulusan yang muncul dari lubuk hati terdalam, tidak perlu kita ungkap ke permukaan hati. Ketulusan itu akan terpancar dari mata kita, dan cukup berbicara dari hati, maka ketulusan kita akan tersalurkan. Toh, aku, kamu, dia dan mereka sudah merasakannya. Dan jika hati kita adalah istana, maka cinta kita adalah singgasana, dan ketulusan adalah piala yang terindah.
Oh iya….tentang cerita-cerita manis itu, kita bisa merasakan bersama. Kata-kata yang tulus terasa di hati yang memancing senyuman dan tawa. Jangan lupa ikat dia di lubuk hatimu yang terdalam. Tidak perlu ada ikrar, ucapan janji-janji muluk yang kelak akan menyakiti hati kita saat teringkari.
Kita juga jangan pernah mengeluh tentang kerinduan yang sering menghalangi langkah kita. Alirkan dia. Jangan pernah narasikan. Diantara kita ada yang paling benci tangisan rindu yang hanya akan melemahkan diri untuk berpikir dan bergerak menyongsong keindahan semesta. Kita akan seperti matahari. Menyinari seluruh kehidupan. Jangan pernah redupkan sinar itu dengan sesuatu yang tak berwujud. Kita selalu berharap keindahan itu menjadi nyata.
Dan, diantara kita ada mereka yang selalu melambaikan tangan, menunggu sapaan lembut dan senyum termanis kita. Di rumah jiwa, kita akan bersenda gurau. Melupakan cerita lara dan kegalauan hati. Mereka tulus menyayangi kita. Dari ketulusan mereka, kita akan mampu belajar tentang makna dari sebuah keikhlasan dalam kehidupan. Selalu tersenyum, karena senyum yang hangat adalah bahasa universal dari kebaikan.
Hitunglah umur kita dari jumlah teman, sahabat, bukan tahun. Hitunglah hidup kita dari senyum, bukan airmata. (John Lennon)
So, don’t worry. Always be happy.
Pesan hati untuk sebuah hati.
Watansoppeng, 6 September 2021
