Oleh : Salawati Amin
Sebait kalimat yang tak berujung
Tumpukan kata yang tak lagi bermakna
Kalimat indah tak mampu menjadi penyejuk jiwa
Dikala lara diam dan enggan beranjak pergi
Mata memandang seperti buta
Telinga mendengar seperti tuli
Kaki berjalan seperti lumpuh
Berfikir tanpa otak,menalar tanpa hati,
Semua kosong dan hampa
Bagai perahu berdayung patah
Yang terombang ambing di tengah lautan
Kuingin merindu pada siapa ?
Kuingin berbagi dengan siapa ?
Kuingin bersandar, menumpahkan rasa dan air mata yang tak henti menetes
Kau begitu jauh
Sangat jauh
Semakin menjauh
Sampai jarak yang begitu jauh
Memupuskan angan dan harapan
Hingga semuanya menjadi hanya sebatas hayalan…
Watansoppeng, 25 Januari 2022
