Sebuah ungkapan bijak bernuansa klasik yang selalu memiliki energi penggerak untuk dimaknai dalam kehidupan bahwa, “Dibalik kehebatan seorang pria selalu ada wanita tangguh di belakangnya”. Quote ini menunjukkan betapa besarnya peran seorang istri dalam proses membangun sebuah rumah tangga yang damai dan bahagia.
Memiliki suami yang sukses tentulah menjadi harapan setiap istri. Akan tetapi menjadi bagian ketika suami berhasil menapaki kesuksesan bukanlah hal yang mudah. Memerlukan kesabaran, ketulusan dan keikhlasan. Isteri bukan hanya nama atau pelengkap, tapi ia adalah inspirasi tak bertepi yang mampu menghantarkan suami ke jenjang kesuksesan.
Adalah Haslinda Djafar yang biasa aku sapa Mama Adit, salah satu wanita tangguh yang menurutku sudah menghantarkan seorang pria mencapai kesuksesan. Memiliki suami seorang akademisi, inspirator, penggerak, penulis buku, Founder Sipil Institute Jakarta, pendiri Bengkel Narasi dan Pena Anak Indonesia, bernama Ruslan Ismail Mage yang biasa dipanggil Bang RIM,tentulah bukan hal yang mudah menjalaninya. Memerlukan kesabaran dan keikhlasan untuk selalu ditinggal dalam melakukan pengembaraan intelektualnya lintas kota sebagai teroris literasi. Isteri dengan sikap kesabaran itu seperti bidadari tak bersayap. Pantaslah Bang RIM pada setiap karyanya mengabadikan nama sang isteri belahan jiwanya, sebagai sosok yang memberikan inspirasi dan selalu setia mendampinginya.
Meski kami belum pernah bertemu fisik, namun, jiwa serasa sudah menyatu. Sapaan pagi sering kami lakukan meskipun hanya sekedar menanyakan kabar dan rutinitas harian. Di saat kondisi tubuhku sedang tidak baik-baik saja, Mama Adit selalu berbagi tips menjalani hidup sehat. Walau hanya sebatas komunikasi singkat, namun sangat menginspirasi.
Untuk melukiskan hubungan dengan mama Adit, saya pinjam qoute Auliq Ice seorang filosof, humanis, dan penulis yang mengatakan, “Persahabatan yang kuat tidak butuh percakapan sehari-hari, atau kebersamaan setiap waktu. Selama persahabatan itu tersemai di hati, sahabat sejati tak akan pernah terpisah”.
Hari ini, Sabtu, 9 April 2022 tepatnya hari ke delapan ramadan 1443 H, Mama Adit berulang tahun. Dalam penelusuran di medsos tidak menemukan usia keberapa, namun yang pasti teriring doa dan ucapan selamat ulang tahun untuk Mama Adit. Semoga senantiasa diberi kesehatan dan kebahagiaan dunia akhirat, semoga suatu hari nanti kita bisa bertemu fisik.
Kenanglah narasi istimewa ini, “Isteriku Haslinda (Bidadari duniaku), engkaulah terminal terakhirku, engkaulah mata air cinta yang terus mengalir menelusuri urat nadiku dan tenggelam di muara rinduku”. Demikian ungkapan terima kasih Bang RIM untuk isteri tercinta Haslinda dalam buku karyanya Ayat -Ayat Api. Narasi yang akan abadi bersama cintanya Galih dan Ratna di Kota Depok. Semoga senantiasa sakinah, mawaddah, warahmah. Aamiin.

Barokalloh..
Amiin
Aamiin