Kali ini kita akan mengulik kata-kata yang akrab terngiang terdengar, yakni “Sosialisasi, Fasilitasi dan Kalasi” apa sih artinya itu?
Berikut penjelasan singkatnya, pada dasarnya manusia sejak lahir bergantung pada orang lain. Manusia adalah makhluk sosial yang butuh sosialisasi dengan orang lain untuk berinteraksi (berhubungan, mempengaruhi).
Sejak lahir, manusia sudah dihadapkan pada hubungan dengan sesamanya. Manusia membutuhkan makan, berbicara, minum, dan aktivitas yang melibatkan orang lain.
Melalui proses sosialisasi ini seseorang dapat mengetahui kepribadian, tingkah laku, dan aturan yang berlaku dalam lingkungan masyarakat.
Sosialisasi merupakan proses pemindahan ide atau gagasan dari masyarakat ke individu. Gagasan ini akan diterima individu untuk proses belajar dan mengenal nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat.
Menurut KBBI, sosialisasi adalah proses belajar seorang anggota masyarakat untuk mengenal dan menghayati kebudayaan masyarakat dalam lingkungannya.
Sosialisasi juga berarti upaya memasyarakatkan atau menginformasikan sesuatu sehingga dikenal, dipahami, dihayati oleh masyarakat publik.
Mengutip berita yahoo.com pengertian sosialisasi menurut para ahli; Horton dan Hunt Sosialisasi merupakan proses di mana seseorang menginternalisasi norma-norma kelompoknya, sehingga muncul ‘diri yang berbeda, unik bagi individu ini.
Charles R Wright
Proses ketika individu mendapatkan kebudayaan kelompoknya dan menginternalisasikan sampai tingkat tertentu normanorma sosialnya, sehingga membimbing orang tersebut untuk memperhitungkan harapan-harapan orang lain.
Charlotte Buhler, Sosialisasi adalah proses yang membantu individu-individu belajar dan menyesuaikan diri, bagaimana cara hidup, dan berpikir kelompoknya agar ia dapat berperan dan berfungsi dengan kelompoknya.
Peter Berger, Sosialisasi adalah suatu proses dimana seseorang menghayati serta memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya.
Paul B. Horton, Sosialisasi adalah suatu proses dimana seseorang menghayati serta memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya.
Soerjono Soekanto, Sosialisasi adalah proses mengkomunikasikan kebudayaan kepada warga masyarakat yang baru.
Suharto ( 1991), Sosialisasi atau proses memasyarakat adalah proses orang orang yang menyesuaikan diri terhadap norma norma sosial yang berlaku, dengan tujuan supaya orang yang bersangkutan dapat diterima menjadi anggota suatu masyarakat.
Goslin dalam Ihrom, Sosialisasi adalah proses belajar yang dialami seseorang untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai nilai dan norma norma agar ia dapat berpartisipasi sebagai anggota dalam kelompok masyarakat.
Sedangkan Fasilitas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata fasilitas adalah sarana untuk melancarkan pelaksanaan fungsi. Arti lainnya dari fasilitas adalah kemudahan.
Apabila kata Fasilitas tersebut ditambah Fasilitasi sama artinya memberikan fasilitas untuk memudahkan suatu acara atau kegiatan lainnya.
Fasilitasi berasal dari kata facil yang bermakna ‘memudahkan’. Teknik fasilitasi berarti cara untuk membuat mudah suatu proses.
Orang yang melakukan fasilitasi disebut sebagai fasilitator. Fasilitator adalah orang yang bertugas mengelola proses dialog. Fasilitator ada untuk mendukung kegiatan belajar agar peserta bisa mencapai tujuan belajarnya.
Fasilitator mendorong peserta untuk percaya diri dalam menyampaikan pengalaman dan pikirannya, mengajak peserta.
Manusia menjalani kehidupan dengan berbagai kegiatan. Agar kegiatan berjalan lancar dan tujuan tercapai secara optimal, dibutuhkan evaluasi berkala. Evaluasi dibutuhkan di berbagai bidang kehidupan manusia dalam upaya meningkatkan efektivitas dan produktivitas. Data dan informasi yang akurat dibutuhkan dalam pelaksanaan evaluasi untuk menunjang keputusan yang akan diambil.
Kata Evaluasi yakni kegiatan terencana untuk mengukur, menilai, dan keberhasilan suatu program. Evaluasi merupakan cara terbaik untuk menguji efektivitas dan produktivitas. Kata evaluasi berasal dari bahasa Inggris, ‘evaluation’ yang memiliki berarti penilaian atau penaksiran.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, evaluasi juga mempunyai arti yang sama, yakni penilaian.
Kita pasti sering sekali mendengar atau melihat kata Kalasi, baik itu di dunia nyata maupun dunia maya, Sosial Media facebook, twitter atau aplikasi berbasis chat lainnya.
Namun apakah kita mengetahui definisi sebenarnya tentang kata Kalasi yang sebenarnya supaya kita memahami suatu kalimat yang mengandung kata ‘Kalasi’ tersebut.
Di kota Makassar, kata Kalasi begitu akrab terdengar dibanyak lokasi, misalnya di pasar lokal, warung makan,, warung kopi (warkop) hingga menjadi bahan perbincangan di lorong-lorong pemukiman warga setempat.
Kalasi itu sama dengan, bohong, beralasan, banyak alasan, pembodohan, omong kosong, curang, tidak adil, malas (hina).
Misalnya, kalasimu! (malasmu!), Jangko kalasi anu! (kamu jangan banyak alasan!).

Artike lAnda selalu bergizi, berdaging nih, Pak….terima kasih ya.