Oleh: Doddi Arya Kusuma

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, etos adalah “Pandangan hidup yang khas dari suatu golongan sosial”. Sedangkan etos kerja dari sumber yang sama adalah “Semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinan seseorang atau sekelompok orang”.

Salah satu ciri etos kerja adalah tentang waktu. Bagaimana seseorang bisa menghargai waktu dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Hal ini bisa diartikan bahwa etos kerja adalah “Pandangan hidup yang menjadi kebiasaan hidup dalam bekerja pada suatu golongan sosial tertentu untuk melakukan pekerjaan secara lebih tekun. Bekerja keras serta mempunyai semangat melakukan pekerjaannya lebih efisien.

Thomas Kuhn dalam paradigma sosiologi mendiskusikan keanekaragaman fenomena yang dapat tercakup dalam kebiasaan-kebiasaan nyata, keputusan-keputusan yang diterima, serta hasil nyata perkembangan dan penemuan ilmu pengetahuan.

Secara sosiologis apakah etos kerja akan terpengaruh dengan gaya hidup masyarakat di era milenial sekarang. Dengan adanya perubahan gaya hidup oleh sebagian orang akibat kemajuan teknologi bisa jadi etos kerja terpengaruh.

Sebuah riset menjelaskan bahwa etos kerja generasi milenial tidak lebih baik dari generasi sebelumnya. Tentu riset ini masih membutuhkan kajian lebih dalam tentang penyebabnya dan solusinya. Namun, sebagai gambaran awal, riset ini bisa membuat kita memahami bahwa etos kerja hampir tidak ada korelasinya dengan zaman, karena etos kerja menyangkut karakter.

(Visited 81 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.