*Andrayani
Batas kesabaran adalah diam, meski banyak luka yang bersemayam. Ikhlas bisa menenangkan jiwa,. Namun, sikap sabar juga menyehatkan raga.
Jangan cemaskan gelap yang akan kau timpa, percayalah akan ada titik terang yang akan membuat matamu terbuka lebar. Jangan biarkan hati membuatmu diperbodoh pada rasa yang akan menyiksa karena yakinlah pada apa yang kau dapat sekarang, bahwasanya kau akan kuat walaupun tenaga tidak bersahabat dengan hati.
Terkadang mereka yang pergi belum bisa dikatakan jahat, mereka yang datang juga belum bisa dikatakan lebih baik. Setiap orang yang datang dan pergi selalu menampakkan sisi baik yang berbeda-beda.
Penyesalan terbesar dalam hidup adalah menjadi apa yang orang lain inginkan, daripada menjadi diri sendiri.
Terima kasih kepada mereka yang sudah baik . Namun, tidak bisa menghargai hadirku, dan terima kasih juga untuk mereka yang menghargai. Namun, belum bisa bersikap baik. Ingatlah segala ujian sifatnya hanya sementara, lepas dari itu pastilah muncul rasa bahagia.
“Bersiaplah dalam kesunyian dan biarkan kesuksesanmu membuat kebisingan”. Sesungguhnya setiap derita dan luka akan berjalan sendiri melewati lorong sunyi menemukan senyumnya sendiri. Karena itu, jadilah diri sendiri sebelum mengalami penyesalan terbesar dalam hidup menjadi apa yang diinginkan orang lain.
*Mahasiswi Jurusan Ekonomi Unes
