Mari kita menelisik kembali tentang peristiwa Renggas Denglok yang dilakukan oleh anak muda demi keinginan untuk segera mendengarkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.
Ayo kita renungkan kembali perjuangan dari Muhammad Al Fatih usia 21 tahun mampu mengambil alih Counstatinopel yang merupakan negara yang paling megah di dunia.
Hasrat dan keinginan jiwa anak muda berkobar bak api semangat yang membakar tulang, terang bagaikan matahari membuat raga untuk beraksi. Anak muda memang minim pengalaman, oleh karena itu, ia tidak menawarkan masa lalu melainkan memberikan masa depan.
Jiwa muda, ibarat matahari pukul 12. Paling terik, paling panas. Predikat jiwa muda bukan hanya untuk kamu yang memiliki umur muda, atau kamu yang memiliki banyak gaya dengan pakaian parlente. Jiwa muda adalah milik orang yang memiliki semangat juang yang selalu berkobar dengan penuh harapan
Jiwa muda adalah mereka yang selalu memikir perubahan baik untuk dirinya mau pun untuk orang lain.
Jiwa muda adalah kalian yang khawatir tentang kemaslahatan ummat untuk peradaban yang semakin modern.
Hidup ini hanya sekali, jangan menunggu tua untuk berbuat, jangan menunggu kaya untuk berbagi, jangan menunggu kesempatan untuk menolong dan jangan menunggu waktu untuk berkarya. Lakukan selagi kamu bisa, kerjakanlah selagi kamu mampu. Jangan pernah menua tanpa arti.

Keren super