
Tidak sedikit kaum pria yang bersikap merendahkan kaum perempuan. Banyak hal yang mendasari kaum pria melakukan hal yang tidak baik tersebut. Terlebih jika alasannya tidak masuk akal bahkan jika ditanya : mengapa anda merendahkan kaum perempuan? Kemudian jawabannya hanya (jawaban pria) : ya perempuan memang rendah, di bawah laki – laki. Hal itu sangat disayangkan. Apalagi dengan maraknya isu kekerasan terhadap perempuan baik secara verbal, sikap, bahkan tindakan, sudah barang tentu menjadi masalah yang harus segera ditangani.
Perempuan dan laki – laki seharusnya berjalan beriringan untuk mencapai tujuan yang sama. Jika perempuan dan laki – laki sebagai teman, maka hendaknya saling mendukung dan membantu, bukan malah menjatuhkan atau bahkan laki – laki bersikap tidak sopan terhadap perempuan. Jika perempuan dan laki – laki adalah sepasang suami istri, maka hendaknya saling bahu – membahu mencapai apa yang menjadi tujuan bersama. Secara kodrati perempuan memang di bawah laki – laki. Islam mengatakan bahwa perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki – laki, itu artinya bahwa perempuan memang bagian dari kaum pria. Sebagai kewajiban bahwa istri harus berbakti pada seorang suami. Namun suami pun harus menghormati hak – hak istri. Bukan memonopoli atau bahkan bertindak di luar kewajaran terhadap seorang istri.
Perempuan itu lembut, mudah patah, manja, dan selalu ingin bahagia. Walaupun punya sisi tegas namun tidak akan setegas laki – laki. Karena itu perempuan butuh disayang, diberi pelukan, diberi nasihat yang baik, dikasihi, dibahagiakan. Laksana tumbuhan, perempuan adalah bunga. Bunga itu sangat indah, merekah, memancarkan pesona penuh ketakjuban namun mudah layu. Untuk itu, laki – laki haruslah melindungi perempuan. Karena jika perempuan berkata”aku ingin selalu disayang, karena aku perempuan, namaku perempuan, bukan laki – laki seperti dirimu”.
