Assalamu’ alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Mengawali sambutan pada buku berjudul “Boncos Tanpa Followership” ini, saya mengucapkan selamat atas terbitnya buku yang ditulis oleh Saudara Sumardi.
Buku ini sangat bagus untuk dimiliki para ASN di Indonesia, tidak terkecuali para ASN di Pemerintah Kota Palu. Substansi buku ini memberi pemahaman sekaligus guidance bagaimana seharusnya menjadi seorang staf (follower) yang baik untuk mendukung tata kelola pemerintah yang baik dan bersih (good and clean government). Apalagi di dalamnya terdapat followership best practices dari sejumlah tokoh/pejabat, yaitu: Prof. Agus Pramusinto, MDA., Ph.D. (Ketua Komisi ASN), Dr. Waluyo, M.M. (Direktur Umum & SDM Pertamina 2008 s.d. 2010), Tasdik Kinanto, S.H., M.Hum. (Komisioner Komisi ASN), Dr. Irham Dilmy, MBA. (Wakil Ketua KASN 2014 s.d. 2019), Dr. Welu Wongso Rejo, M.Si. (Praktisi Pemerintahan), Drs. H. Nuryakin, M.Si. (Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah), Khairil Anwar (Wakil Bupati Belitung Timur), Yetti Sembiring, S.STP., M.M. (PJ Bupati Tapanuli Tengah), Dr. Hartono, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang), Dr. Jusuf Sunya, M.E. (Sekretaris Daerah Kota Ternate), Edy Sujatmiko, S.Sos, M.M., M.H. (Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara), Ir. H. Syamsir Rahman, M.S., (Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan), Hj. Gati Setiti, M.Hum. (Kepala Dinas Sosial Pemerintah Kota Salatiga), dan Dr. Irwan Raharja, S.E., M.M. (GM Adm & HR-GA PT MMC Metal Fabrication).
Berbicara tentang followership, saya sendiri punya beberapa pengalaman yang pada akhirnya membentuk diri saya seperti saat ini. Namun entah mengapa, alih-alih diwawancara oleh Saudara Sumardi, saya malah diminta mengisi kata sambutan. Mungkin beliau berharap saya menulis buku sendiri, buku solo. Wallahu a’lam, untuk hal ini saya salut dengan komitmen Saudara Sumardi.
Sesuai dengan Misi Pemerintah Kota Palu, antara lain “Mengembangkan sumber daya manusia yang tangguh menghadapi perkembangan global dan mampu beradaptasi terhadap bencana dan COVID-19”, maka kehadiran SDM aparatur yang tangguh sebagai katalisator pembangunan sangat diperlukan. Dengan demikian, hasil pembangunan akan lebih cepat dinikmati oleh masyarakat.
H. Hadianto Rasyid, S.E., Wali Kota Palu
Selain itu, Kota Palu juga mengusung misi “Menciptakan pemerintahan yang profesional dan selalu hadir melayani”. Untuk mewujudkannya, harus didukung oleh SDM aparatur yang andal dan aware terhadap pelayanan masyarakat.
Tipikal follower yang andal sekaligus kritis tentu menjadi harapan terwujudnya Kota Palu yang yang mandiri, aman, dan nyaman, tangguh, serta profesional dalam konteks pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal dan keagamaan.
Sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada Saudara Dr. Sumardi, seorang birokrat yang tidak pernah berhenti menginspirasi para ASN melalui karya-karya bukunya. Semoga menjadi amal jariah, aamiin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
