Buku : Oliver Cromwell
Penulis : L. Du Garde Peach
Penerbit : Ladybird Books Ltd.
Tempat : Loughborough, Inggris
Tahun : 1963
Jumlah Halaman : 52
Bahasa : Inggris
ISBN : –
Oliver Cromwell adalah seorang tokoh terkemuka dalam sejarah bangsa Inggris yang lahir pada tahun 1599. Seorang pemberani yang juga sangat religius yang bersahabat dengan banyak orang orang terkenal dan jujur pada masanya. Oliver Cromwell juga banyak berjuang dan berperang melawan apa yang dianggapnya ketidak-adilan dan tirani.
Kisah hidup Oliver Cromwell pada buku ini diawali dengan peristiwa tak terlupakan oleh keluarganya. Pada waktu itu, keluarga Cromwell memiliki hewan monyet peliharaan keluarga. Pada suatu hari si monyet membawa si bayi Oliver yang masih dalam kantung tidur, memanjat ke atap gedung rumah yang berlantai dua yang membuat seluruh anggota keluarga panik. Untungnya keluarga bisa menyelamatkannya.

Dikisahkan pula Sang Raja Inggris waktu itu, James I mengunjungi keluarga Cromwell dengan membawa serta putra mahkota Charles. Oliver dan Charles bermain di taman dan kemudian terjadi pertengkaran dan kemudian perkelahian. Perseteruan antara Oliver dengan sang putra mahkota Charles kelak dikemudian hari terus berlanjut ketika Charles menjadi raja, dan tercatat dalam sejarah Inggris.
Oliver sempat mengenyam pendidikan di Universitas Cambridge yang terkenal. Namun hanya sebentar saja, karena ayahnya meninggal dan dia terpaksa harus kembali ke Huntingdon kampungnya untuk mengurus lahan pertanian peninggalan orangtuanya. Dikisahkan dalam buku ini bagaimana buruknya kondisi jalan menuju Huntingdon pada masa itu yang sering kali berlumpur.

Di Huntingdon, selain bertani dan berternak, Oliver juga aktif pada kegiatan sosial di masyarakat sehingga pada tahun 1628 dia terpilih menjadi anggota Parlemen Huntingdon. Dari sinilah awal karir Oliver bermula sampai terkenal dengan nama Lord Protector of England (Sang Pelindung Inggris).
Pada saat menjadi anggota Parlemen inilah Oliver mulai sadar akan banyaknya penyalah-gunaan kekuasaan yang dilakukan oleh Raja Charles I. Sang Raja, memunguti pajak penduduk tanpa pemberitahuan sebelumnya, serta memenjarakan orang orang yang dianggap menghalangi atau menolak membayar pajak. Raja Charles I akhirnya membubarkan Parlemen dan Oliver kembali lagi ke Huntingdon.
Selama 11 tahun raja memerintah tanpa parlemen. Setelah sebelas tahun kemudian diadakan lagi pertemuan besar di Westminster dan membuat rakyat semakin jengkel dengan ulah sang raja. Akhirnya terjadi pertentangan antara orang orang dan prajurit yang mendukung raja, dengan orang orang yang mendukung anggota parlemen, termasuk Oliver Cromwell.
Kekacauan pemerintahan Raja Charles I mengakibatkan banyak penduduk yang beremigrasi ke tanah pengharapan, Amerika. Oliver bersama sepupunya juga sudah berada di atas kapal ketika mereka dihentikan oleh pasukan kerajaan dan melarangnya berangkat.
Ternyata pertikaian antara parlemen dengan raja semakin meruncing. Bahkan sering terjadi perang sipil yang mengakibatkan banyak korban jiwa penduduk Inggris. Pertikaian itu pada akhirnya dimenangkan oleh pihak Parlemen. Banyak anggota pasukan pendukung raja yang ditangkap. Raja Charles I berusaha meloloskan diri ke Skotlandia, namun berhasil ditangkap oleh pasukan yang pro parlemen.
20 Januari 1649, Raja Charles I akhirnya diadili, dan dinyatakan bersalah dan dihukum mati 10 hari kemudian. Sang raja, satu satunya raja Inggris yang dihukum mati dengan cara dipenggal kepalanya dihadapan ribuan orang rakyatnya.
Sepeninggal sang raja, Oliver Cromwell lah yang menjadi pemimpin Inggris, meskipun dia bukan seorang raja. Oleh Parlemen, dia diserahkan tahta kerajaan, namun Oliver menolak. Dia memimpin Inggris dibantu oleh pasukan kerajaan.
Selama memimpin Inggris, Oliver masih harus meredam pemberontakan para pendukung Raja Charles I di Irlandia. Ketika Oliver wafat, putra mahkota Charles kembali ke Inggris dan dinobatkan sebagai raja. Ternyata Raja Charles II ingin balas dendam atas hukuman mati ayahnya Raja Charles I. Kuburan Oliver Cromwell digali dan jasadnya yang sudah berupa kerangka, digantung dan kemudian tengkoraknya dipenggal untuk diperlihatkan kepada semua orang.
Oliver Cromwell telah berjasa menyelamatkan negaranya dari penyalahgunaan kekuasaan oleh Raja Charles I. Sebagian orang menganggap beliaulah yang melindungi rakyat Inggris. Namun disisi lain, terutama orang orang Irlandia dan Scotlandia juga orang Inggris sendiri menganggap Oliver penghianat. Tidak disebutkan dalam buku tanggal wafatnya Oliver, dan tidak ada keterangan tanggal naik tahtanya Charles II. Juga tidak ada pembahasan tentang berapa tahun Oliver Cromwell memimpin Inggris.
Buku koleksi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.

