Semua seakan diam membisu
Melihat tubuh terbujur kaku
Tak ada yang bisa menolak waktu
Karena semua sudah ditentu
Senyum ramah dan sapa
Akan menghilang dan sirna
Hanya sebuah kenangan yang tersisa
Biarlah menjadi pengobat jiwa
Semua pasti akan menjalani
Dan tak akan mungkin bisa lari
Semua hanya menunggu hari
Tinggal kita bersiap diri
Kembali pada sang Illahi Rabbi
Bukan berarti takut akan mati
Tapi rasa takut dalam jiwa ini
Akan siksa yang pedih nan peri
Semua badan akan bersaksi
Mulut membisu karena terkunci
Sungguh tak berdaya duhai Robbi
Berharap Engkau ampunkan kami
Semoga ketika tiba masa nanti
Masih ada waktu bersihkan hati
Agar kami bisa perbaiki diri
Melihat wajah Illahi Rabbi
Teruntuk sahabat yang belum lama kembali menghadap-Nya.
