Karya Dev Seixas 1125

Sepanjang sejarah kehidupan bahwa sesungguhnya aku adalah, anak akan selalu menjadi anak bagi ayah & Ibu meskipun aku sendiri mengalami fase, bisa menjadi ibu bagi anak-anakku.

Sempat tersenyum dan berkata “SADIS” Ibuku yang penuh cinta dan kasih sayang hari ini ketika pagi menyambut mengungkapkan sebuan fakta sebagai naluri seorang ibu yang melahirkan aku jadi anaknya.

Dev tetap semangat,, aku ibumu percaya kamu adalah, anakku yang memiliki kemampuan yang cukup tinggi dibandingkan dengan kakak dan adik-adikmu. Ibu hanya sarankan jagalah kesehatanmu dan teruslah berkarya karena ibu percaya kamu bisa.

Ah ibu, sambil dengan nada bercanda aku utarakan, sedikit pertanyaan agar memancing ide bundaku. Ibu, aku pengen punya anak lagi, tapi tidak ingin punya ayah Bu. Ibu menjawab dengan singkat “Dev kamu adalah putriku dan aku percaya bahwa, itu hanya kerjaan mulutmu karena lidah tak bertulang. Aku bukan baru mengenal kamu, bahkan aku jauh lebih mengenal dirimu melebihi kakak dan adik-adikmu bahwa” HAL ITU TIDAK AKAN TERJADI, KAREKA DEV PUTRIKU SEDANG iseng” ujar ibundaku.

Terima kasih Bunda, ternyata kepercayaan ibu masih ada buat Dev, maka benar kata ibu bahwa, itu tidak akan terjadi dan tidak akan pernah terjadi Bu, ujaraku pada ibu .

Ibu lalu berpesan, nak rawatlah dirimu seperti dulu ketika ayah & ibu merawat dirimu, karena ibu tahu kamu adalah putri kesayangan ayahmu.

Ibu yakin kamu bisa mendengar suara hatimu, dengan hatimu bahwa, ibu tidak mau kamu balik ke laki-laki yang sudah merusak kehidupanmu secara fisik dan psikismu nak, kata-kata itu ketika, seolah-olah mengusir aku, ibumu masih terbayang jelas dalam ingatan ibu, dan ibu akan selalu doakan yang terbaik buatmu nak.

Ibu sadar, memiliki banyak anak. Akan tetapi kamu adalah satu-satunya putriku yang aku percaya dan ibu sadar, ibu tidak bisa bersamamu setiap waktu seperti dahulu kala, ketika ayah dan ibu masih bersama merawat kalian berdelapan nak. Namun,ayahmu pasti selalu mengsuport dirimu, juga dua anakmu, begitu juga ibu hanya bisa mendoakan dirimu, dari tempat dimana kita pernah bersama yakni, satu atap kita di kampung halaman kita.

Aku mengira kepercayaan ibu ke diriku sudah rapuh, ketika aku memutuskan jadi wanita single parent. Ternyata dugaanku salah. Ibu mengatakan bahwa, aku percaya, bahwa apa yang aku bicarakan itu tidak akan terjadi. Hari ini aku rindu ibuku. Bundaku yang tidak memiliki pendidikan formal akan tetapi selalu berjuang agar kami sekolah seperti anak-anak yang lainnya.

Jika bukan karena suport ayah dan ibu, bagaimana mungkin kami mampu menulis, membaca, berbicara, menghitung bahkan memahami informasi dengan baik, sampai dapat merangkai kata-kata menjadi kalimat indah seperti ini.

Maka kiranya aku sadar, aku adalah seorang anak, seorang putri selalu bersyukur karena masih memiliki ibu seperti ibuku. Atas semua ini tak lupa aku ucapkan berlimpah rasa terima kasih kepada ibunda, karena anda adalah sosok ibu yang luar biasa.

Terima kasih bundaku, engkau adalah satu-satunya pelitaku, engkau adalah satu-satunya bintang yang masih bersinar, dan memberikan cahaya cinta kepada kami anak-anakmu, ketika semua orang selalu mencari titik kelemahan kami anak-anakmu, engkau justru hadir dan selalu membela, bahkan mengsuport kami hingga detik ini bunda.

Engkau bukan hanya ibu bagi kami anak-anakmu bunda, akan tetapi engkau adalah satu-satunya malaikat kehidupan kami selain ayah.

Ketika orang menceritakan diri kami engkau hadir pada hari itu, dan meneteskan air mata sambil bekata, mengapa setiap orang ibu dan ayah perlakukan seperti ini? Bagai menjaga segelas air putih agar tak tumpah sedikitpun, akan tetapi orang-orang terus menerus menyakiti anak -anakku?

Kata-kata ayah & ibu bahwa biarlah orang lain berperilaku buruk sama kita, asalkan kita jangan berperilaku buruk sama seperti orang lain, karena setiap tindakan akan ada karmanya sendiri, selalu membuatku tersenyum bahkan kuat hingga detik ini.

Maka tak ada kata manis semanis madu hanya ada pelukan dan ciuman yang mewakili rasa terima kasih buat bundaku tercinta. Karena kata-kata yang ibu motivasikan pada kami adalah, kata-kata Kasih Kristus yang membisikannya pada ibu, untuk menuntun kami ke jalan yang benar, karena Kasih Kristus adalah megasihi musuhmu dan mendoakannya.

Ibu cantik selalu dengan hati emas ya bunda, karena engkau ibu terhebat kami berdelapan serta istri terbaik bagi almarhum ayah, dan nenek terbaik bagi semua cucu-cucumu bunda.

Love you mom

(Visited 29 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Devinarti Seixas

Penulis dan Pendiri KPKers Timor Leste, dengan mottonya: "Kebijaksanaan bukan untuk mencari kehidupan melainkan untuk memberi kehidupan dan menghidupkan". Telah menyumbangkan lebih dari 100 tulisan berupa; berita, cerpen, novel, puisi dan artikel ke BN sejak 2021 hingga sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.