Karya Dev Seixas 1125
Apa sih keuntungan menjadi penulis? Pertanyaan-pertanyaan klasik yang selalu saja datang silih berganti. Ada yang bilang untuk apa jadi penulis di negara yang tidak pernah mengakui dirimu? Ada pula yang bahkan berlatar-belakang penulis berita, tapi memonopoli ide para penulis hanya demi mencapai keuntungan buat mereka tanpa menghargai ide penulis asli.
De fakto jika profesi penulis itu mengasyikkan dan sangat baik buat kesehatan kita. Mengapa demikian karena bukan satu keuntungan profesi penulis melainkan banyak keuntungan dari profesi penulis, menurut karya Ir.Jumari Haryadi dalam bukunya yang berjudul “Kunci Sukses Menjadi Seorang Penulis Kreatif & Profesional”.
Ada sepuluh macam konsep keuntungan bagi kita sebagai penulis, tergantung kita yang menelaraskan kecocokan mindset kita untuk memilih keuntungan yang mana dan dari tulisan apa yang kita suka.
Ada yang masih mengeluarkan kata-kata bahwa menulis itu untung apa? Padahal ia sendiri memiliki profesi yang sesungguhnya menulis. Seperti membuat report kerja, menulis berita akan tetapi pura-pura tidak tahu, apa keuntungan menulis karena lupa dirinya sendiri akibat kurang berkaca.
Keuntungan menulis adalah keuntungan mutlak yang ditentukan oleh seorang penulis, seperti berikut ini menurut anjuran buku Ir.Jumari Haryadi:
- Kebebasan waktu
- berpotensi mendapatkan income (Penghasilan)
- Bepotensi menjadi orang terkenal (Top)
- Mengisi waktu luang dengan mendapatkan teman
- Menginspirasi orang lain
- Menambah ilmu pengetahuan
- Obat stress
- Kepuasan Batin
- Menjadi bos diri sendiri
- Membantu menyenangkan orang lain
Jadi sesuai dengan referensi buku kunci sukses menjadi penulis kreatif dan profesional oleh Ir.J. Haryadi tentu orang yang tidak pernah membaca akan bingung sendiri, di tempat dari pada kita yang memiliki impian jadi penulis.
Jadi Biarkanlah Anjing Menggonggong Kafilapun Berlalu, karena aku tidak akan memilih profesi yang dipilih oleh orang lain buat aku, akan tetapi aku memilih profesi menulis, karena menjadi penulis itu impianku, menjadi penulis itu tekadku.
Berdasarkan motivasi yang memiliki pengaruh dari kemampuanku sendiri, karena aku tidak pernah berpikir menjadi orang hebat yang bisa terbang tanpa sayap, melainkan aku ingin terbang dengan ide-ideku, agar ketika aku tiada secara ragawi namun, jiwaku akan hidup sepanjang masa di hati para pembaca narasiku.
Aku lebih memilih no 1, 4, 5, 6 jadi aku anggap tidak pengaruh kata-kata orang lain bagi prinsip hidupku, karena aku telahir jadi pencipta sejarah, bukan pembaca sejarah jadi tak peduli orang berpikiran klasik terhadap diriku, yang jelas aku akan maju dan terus maju dengan karyaku,
Dengan menulis sesuatu merupakan cerminan dari diri kita sendiri, jadi seseorang menulis tanpa motivasi tentu saja akan asal-asal menulis, maka jika ada teman-teman yang jatuh cinta pada profesi menulis, cintailah dengan sungguh-sungguh, agar jadi inspirasi banyak orang ke depan.
Setiap orang memiliki komitmen jangan hanya ikut-ikutan berkomitmen dan aku adalah orang yang berkomitmen, bukan ikutan-ikutan itulah sebabnya aku tidak mudah terpengaruh oleh opini orang yang tak berbobot, karena seorang penulis tahu apa yang jadi miliknya, apa yang tidak baik pola pikir, ide atau apa saja menurut skala penulisan.
Selain ada keuntungan yang sudah tersedia dalam buku karya Ir. J. Haryadi, justru aku jatuh cinta dengan dunia penulisan, sebelum aku jatuh cinta dengan lawan jenis. Jadi yang pertama tetap yang pertama karena menulis itu bagiku adalah, akar kehidupan meskipun pohon di tebang ia akan selalu bertunas di sepanjang sejarahnya.
Maka aku sebagai pribadi selama menulis menjelang delapan tahun, merasa tidak mendapatkan uang tunai seperti pegawai yang di perintah, akan tetapi aku memperoleh puluhan juta teman baru, uang tidak terlalu banyak cukup buat aku bisa bertahan untuk bernafas, peralatan seperti Laptop, Piagam apresiasi, banyak orang karena aku pribadi, bukan seseorang yang duduk dan hanya bermimpi di siang bolong di sebabkan aku memilikimu komitmen, bahwa penulis adalah cita-citaku dan aku salut serta bangga akan apa yang aku tulis tanpa terobsesi pada hal lain, apa lagi jabatan tinggi tanpa pendidikan atau dedikasi luhur bahkan berdoa pun aku tidak pernah berdoa untuk jabatan, melainkan habis bedoa aku justru ingin terus menulis apa yang aku lihat, dengar, dan rasakan.
Maka aku berharap kepada generasi lain di Timor-Leste jangan terpengaruh oleh ide orang yang tak berfaedah bagi hidup kita. Akan tetapi lakukanlah yang terbaik menurut kemampuan sesuai dengan komitmen kita sendiri, karena aku percaya ketika kita menulis sesuatu dengan baik, kita mengerjakan dengan hati yang tulus, semuanya akan indah pada waktunya apabila kita memiliki motivasi yang kuat.
Berharap jika ada generasi yang mau belajar tentang konsep penulisan jangan lupa hubungi nomor kontakku Dev Seixas 1125 (+67077488382), aku akan selalu ada buat anda, apabila anda juga memiliki mimpi seperti aku.
Terima kasih buat semua teman yang sudah lama menjadi pengikutku, sejak aku dicaci maki hingga detik ini menjelang 8 tahun bahwa menulis adalah pekerjaan abadi.
Latihan jiwa kita untuk terus konsisten dalam bahasa apa yang kita sukai, agar kita terus menjaga ide kita karena ide adalah, berlian yang sangat berharga karena penulis bukan politikus, melainkan politikus adalah, subjek penulis yang menjadikan sebuah karya dari penulis, sebagai objek jadi teruslah menulis agar rangkaian ide-ide positif kita, untung menginspirasi orang lain karena menulis itu asyik menurutku secara pribadi daripada mengosipi orang tanpa fakta.
