Setiap orang yang hidup di dunia ini, pasti ada yang menyukainya dan ada yang tidak menyukainya. Sudah pasti bahwa dua hal akan selalu terjadi pada seorang individu. Sekarang masalahnya, bagaimana caranya kita dapat disukai oleh orang lain? Atau bagaimana caranya membuat orang menyukai anda?
Anda mungkin mendengar sesorang berkata: “saya tidak peduli orang menyukai saya atau tidak”. Akan tetapi setiap kali anda mendengar orang mengatakan itu, percayalah bahwa ia sesungguhnya tidak mengatakan yang sebenarnya.
Seorang psikolog William James berkata: “Salah satu penggerak paling dalam dari sifat manusia adalah keinginan untuk dihargai”. Keinginan untuk disukai, untuk dihargai, untuk menjadi orang yang dicari, adalah mendasar di dalam diri kita.
Penyelidikan pendapat umum dilakukan di kalangan pelajar sekolah lanjutan atas untuk pertanyaan: “Apa yang paling anda inginkan?” Mayoritas pelajar mengatakan bahwa mereka ingin popular. Dorongan yang sama juga ada pada orang dewasa. Sesungguhnya meragukan jika ada orang yang tidak dianggap baik, dihormati, atau disegani oleh rekan-rekannya.
Untuk menjadi ahli dalam seni popularitas, bersikaplah naïf. Berusahalah secara sengaja mengejar popularitas, anda pun tidak akan pernah mencapainya. Akan tetapi jadilah salah satu dari orang langka, yang tentangnya orang mengatakan: “Ia pasti mempunyai sesuatu”, dan anda dapat merasa pasti anda dalam perjalanan untuk disukai oleh orang banyak.
Walaupun anda berprestasi dalam popularitas, anda tidak akan pernah membuat semua orang menyukai anda. Ada keanehan dalam sifat manusia dimana beberapa orang benar-benar tidak menyukai anda. Sebuah syair empat baris yang ditulis pada dinding Oxford berbunyi:
“I don’t love thee, Dr.Fell”. The reason why I can’t tell, But this alone I know full well; I don’t love thee, Dr.Fell”. (Saya tidak menyukai anda, Dr.Fell. Alasannya mengapa saya tidak tahu; Tetapi ini saja yang saya tahu dengan baik; Saya tidak menyukai anda, Dr.Fell)
Syair di atas sangat subtil. Penulisnya tidak menyukai Dr.Fell. Ia tidak tahu alasannya, tetapi ia hanya tahu bahwa, ia tidak menyukainya. Ini suatu alasan ketidaksukaan yang tidak masuk akal, karena jelas Dr.Fell itu adalah orang yang sangat baik. Barangkali si penulisnya lebih mengenal Dr.Fell dengan lebih baik, ia akan menyukainya, tetapi Dr.Fell yang malang tidak pernah menjadi populer bagi penulis baris-baris itu. Hal ini mungkin hanya disebabkan oleh orang yang tidak adanya persetujuan, mekanisme mengagumkan yang dengannya kita cocok atau tidak cocok dengan orang tertentu.
Namun, ada formula dan prosedur tertentu yang, jika diikuti dengan setia, dapat menjadikan diri anda orang yang disukai oleh orang lain. Anda dapat menikmati hubungan pribadi yang memuaskan walaupun anda orang yang “sulit” atau bersifat pemalu dan pendiam, bahkan tidak suka bergaul. Anda dapat menjadikan diri anda orang yang menikmati hubungan yang mudah, normal, wajar, dan menyenangkan dengan orang lain.
Perasaan tidak dibutuhkan atau diinginkan adalah salah satu perasaan paling merusak dari semua reaksi manusia. Hingga tingkat dimana anda dicari atau dibutuhkan oleh orang lain, anda akan menjadi orang bebas sepenuhnya. “Orang yang suka sendirian”, orang dengan kepribadian terisolasi, orang yang menarik diri, orang-orang ini mengalami penderitaan yang sulit digambarkan.
Kenyataannya popularitas itu dapat dicapai melalui beberapa teknik yang sederhana, wajar, normal dan mudah. Latihlah teknik-teknik tersebut dengan rajin, maka anda pun dapat menjadi orang yang disukai.
Pertama, jadilah orang yang menyamankan, yaitu orang dengan siapa orang lain dapat berhubungan, tanpa merasa tegang. Tentang sementara orang, ada yang mengatakan: “Anda tidak pernah dapat benar-benar dekat dengannya”. Selalu ada penghalang yang tidak dapat anda atasi. Orang yang menyamankan adalah orang yang santai dan natural. Orang ini memiliki cara yang menyenangkan, penyayang dan ramah.
Karena ia bersikap tidak menyenangkan kepada orang lain di dalam pikirannya, dengan sendirinya ia kurang hangat dalam sikap pribadinya.
Sebuah universitas mengadakan analisis ciri kepribadian yang membuat orang disukai atau tidak disukai. Seratus ciri dianalisis secara ilmiah dan dilaporkan bahwa, orang harus memiliki empat puluh enam ciri yang menyokong agar disukai.
Belajar berdoa untuk orang lain adalah penting dalam rehabilitasnya, karena ketika anda berdoa untuk siapa saja anda cenderung memodifikasi sikap pribadi anda terhadap orang bersangkutan. Dengan demikian anda mengangkat hubungan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi.
Pada agama Kristen (Katolik dan Protestan), mengajarkan bahwa, satu ciri dasar akan berperan besar dalam membuat orang menyukai anda. Ciri itu adalah perhatian tulus dan jujur, serta kasih setia kepada orang lain.
Pada dasarnya, membuat orang menyukai diri anda hanyalah sisi lain dari menyukai mereka. Salah satu dari orang populer dari Amerika Serikat adalah Will Rogers. Salah satu dari pernyataan yang paling khas yang pernah ia buat adalah, “Saya tidak pernah bertemu dengan orang yang tidak saya sukai”.
Jika anda menjalani hidup hingga saat ini tanpa pernah membina hubungan manusia yang memuaskan, jangan amunisikan bahwa anda tidak dapat berubah, tetapi anda akan perlu untuk mengambil langkah-langkah yang sangat pasti ke arah pemecahan masalah.
Satu lagi faktor penting dalam membuat orang menyukai diri anda adalah mempraktekkan pengembangan ego orang lain. Ego yang merupakan inti dari kepribadian kita, adalah sakral bagi kita. Di dalam setiap orang yang normal ada keinginan untuk merasakan bahwa dirinya penting.
Berikut ini adalah ada 10 tips agar orang lain dapat menyukai anda:
- Belajar mengingat nama. Ketidakefisien dalam hal ini mungkin menunjukkan bahwa minat anda kurang besar. Nama seseorang sangat penting bagi dirinya.
- Jadilah orang yang menyamankan agar tidak ada ketegangan, jika berada bersama dengan anda – jadilah orang jenis sepatu lama, atau topi lama yang sudah tidak enak dipakai.
- Kuasai sifat rileks dan santai agar segala sesuatunya tidak menganggu anda.
- Jangan bersikap egoistis. Waspadalah agar tidak memberikan kesan bahwa anda serba tahu. Bersikaplah natural dan rendah hati.
- Kembangkan sifat menarik agar orang mau berada bersama anda dan mendapatkan sesuatu dengan nilai yang menstimulasi dari hubungan mereka dengan anda.
- Belajar untuk mengeluarkan unsur “kasar” dari kepribadian anda, bahkan unsur yang mungkin tidak anda sadari.
- Usahakan secara tulus untuk menyembuhkan, atas dasar Kristen yang jujur, setiap kesalahpahaman yang pernah anda alami atau yang sekarang sedang anda alami. Alirkan keluhan anda.
- Berlatihlah menyukai orang hingga anda belajar melakukannya secara tulus. Ingat apa yang dikatakan oleh Will Rogers, “Saya tidak pernah bertemu dengan orang yang tidak saya sukai”. Cobalah menjadi begitu.
- Jangan pernah mengabaikan kesempatan untuk mengucapkan selamat atas prestasi siapa pun, atau mengekspresikan simpati dalam penderitaan atau kekecewaan.
- Dapatkan pengalaman spiritual yang dalam agar anda mempunyai segala sesuatu untuk diberikan kepada orang lain, yang akan membantu mereka menjadi lebih kuat dan menghadapi hidup secara lebih efektif. Beri kekuatan kepada orang dan mereka akan memberi kasih kepada anda.
Demikianlah sepuluh tips dan trik, bagaimana kita dapat melakukannya pada orang lain agar menyukai kita, salah satu faktor yang paling penting adalah tinggalkan ego anda dan mencintai serta merangkul semua orang, pasti mereka akan menyukai anda. Semoga bermanfaat.
Sumber: “Berpikir Positif”, by Norman Vincent Peale, dan Pengalaman dari Penulis.
by prof EdoSantos’25
