Oleh: Ghinda Aprilia
Dari seminggu yang lalu sudah dikasih tahu sama si Nona, bahwa minggu ini akan ada topan besar. Dan seperti biasanya, bagi kami para PMI sibuk menyiapkan bekal selama topan datang. Dan selama saya di Hong Kong ini topan terlama, diprediksi sekitar tiga hari dangan kecepatan 280 km/jam.
Senin pagi sehabis antat Sailo pergi ke pasar dengan membawa duit $400, kaget juga melihat antrian dan jalan disekitar pasar berjubel. Lebih tambah kaget lagi melihat harga sayur mayur yang melambung beberapa kali lipat dari harga biasanya. Dengan duit $400 hanya dapat beberapa macam sayur, ikan dan sedikit sayap ayam.
Akhirnya pukul 11.00 balik mau ambil duit buat membeli daging, telur dan buah Apel, belum juga sampai di rumah, ada pesan masuk disuruh bersih-bersih rumah yang di Nam Cheong. Saya memilih ke pasar setelah bersih-bersih rumah. Pukul 13.00 rumah sudah bersih mampir lagi ke pasar, sayapun ikutan panik, karena toko daging sudah kosong, buah Apel yang biasa dibeli juga ludes.

Setiap ada badai, orang-orang Hong Kong seperti takut kelaparan, berbondong-bondong memenuhi pasar-pasar dan supermarket memborong kebutuhan pokok. Nampak rak-rak banyak yang kosong karena lonjakan pembeli.
Sudah menjadi kebiasaan, untuk meminimalisir bahaya topan, kaca-kaca sudah saya lakban, jendela dan pintu dipastikan tertuup.
Informasi Seputar Topan Ragasa
Dikutip dari HKFP, pusaran opan Ragasa dipoto dari stasiun Luar Angkasa Internasional oleh astronot JAXA Kimiya Yui, tiga kali luas wilayah Hong Kong. Badai ini paling kuat di dunia pada tahun 2025.
Sinyal siaga T1 sedang berlaku. Hong Kong Observatory akan mengeluarkan sinyal peringatan T3 pada pukul 9:40 malam pada hari Senin dan sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan sinyal T8 pada hari Selasa siang.
Penerbangan di Bandara Internasional Hong Kong akan sangat terganggu mulai Selasa malam. Semua sekolah akan dihentikan pada hari Selasa dan Rabu, dan layanan non-darurat di rumah sakit umum akan dihentikan setelah Observatory mengeluarkan peringatan T8. Begitu juga Hong Kong menangguhkan sekolah-sekolah dan layanan non darurat rumah sakit umum dalam dua hari ke depan.

Operator kereta api Hong Kong, MTR Corporation, mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka akan meningkatkan layanan kereta api, Light Rail, dan MTR Bus ke frekuensi puncak untuk memenuhi permintaan penumpang, karena Hong Kong Observatory diatur untuk menaikkan nomor sinyal topan. 8 pukul 2:20 pm untuk Topan Super Ragasa.
Layanan kereta MTR akan berlanjut selama sinyal topan no. 8, tetapi frekuensi layanan secara bertahap akan berkurang. Layanan kereta MTR di bagian terbuka, bersama dengan Light Rail dan layanan Bus MTR, dapat dihentikan tanpa pemberitahuan sebelumnya jika kondisi cuaca tiba-tiba memburuk.
Jika Observatory menaikkan sinyal topan ke T9 atau 10, layanan MTR hanya akan tersedia di bagian bawahnya. Layanan dapat disesuaikan tergantung pada tingkat parahnya cuaca, kata perusahaan.
Kepala Sekretaris Eric Chan menghimbau kepada publik tidak bepergian keluar untuk mengejar angin atau menonton gelombang air laut, bagi yang tidak mematuhi peraturan akan kena denda $2000 atau 14 hari penjara. Tetapi ada saja satu keluarga yang membandel, tiga orang jatuh ke laut, disaat sinyal badai T8.
HKO menaikkan sinyal T9 pada pukul 14.40 hari rabu dan menaikkan ke sinyal T10 pada pukul 2.40 pagi. Menyebabkan kenaikan permukaan laut yang signifikan dan banjir di sepanjang garis pantai timur Hong Kong di Heng Fa Chuen.
Gelombang yang disebabkan oleh Topan Super Ragasa menghancurkan pintu kaca sebuah hotel tepi pantai di Ocean Park dan air masuk lobi.
Sementara itu Departemen Pemadam Kebakaran ditempatkan ke desa tepi pantai Lei Yue Mun, pada hari rabu setelah banjir melanda daerah tersebut.
Sebanyak 816 orang mencari perlindungan di 50 tempat penampungan sementara di Hong Kong pada hari Rabu, saat Topan Super Ragasa menghancurkan kota.
Pada siang hari, berbagai departemen pemerintah telah menerima total 437 laporan pohon tumbang, 15 laporan banjir, dan satu laporan longsor.
Setidaknya 62 orang, 37 pria dan 25 wanita terluka selama topan pada siang hari. Mereka menerima perawatan medis di ruang gawat darurat berbagai rumah sakit umum, kata Otoritas Rumah Sakit.Ragasa semakin menjauh dari Guangdong dan mulai melemah secara bertahap, kondisi diperkirakan akan membaik. Hujan diperkirakan akan mereda dalam beberapa hari ke depan.
Ke depannya, pola cuaca dipengaruhi oleh sistem lain. Siklon Tropis Bualoi, yang saat ini berada di atas Samudra Pasifik Utara bagian barat, diperkirakan akan bergerak menuju Filipina dan memasuki Laut Cina Selatan dalam 24 jam ke depan.
