Oleh: Fani Oschalia

“Alam takambang jadi guru” pepatah yang seharusnya selalu jadi pedoman untuk kita semua sebagai umat manusia agar selalu menjaga alam.
Tetapi Kini berhasil membuat sang guru menampakkan kemurkaannya. Entah itu karena memang bencana tahunan atau karena ulah campur tangan manusia yang mementingkan keuntungan duniawi nya dan memberi makan ego manusia yang merasa berhak setiap jengkal tanah yang bukan miliknya.

Membuat Pertambangan dan penebangan hutan secara ilegal tanpa memikirkan dampak yang akan timbul. Bukan hanya itu, masyarakat yang masih abai terus membuang sampah ke sungai dan membuat saluran tersumbat dan akhirnya menciptakan bencana untuk kita sendiri.

Dengan adanya bencana alam yang terjadi di Pulau Sumatera saat ini, semoga menjadi renungan untuk kita semua untuk tidak merusak alam. Alam bukan hanya milik manusia, tetapi milik semua makhluk yang hidup di dalamnya.

“Kita jaga alam, alam jaga kita”

Mari kirimkan doa terbaik untuk wilayah Sumatera.
Semoga Tuhan lindungi, kuatkan dan sabarkan saudara yang diterjang bencana.

Pray for Sumatera

(Visited 44 times, 2 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.