Guyuran hujan di kota Makassar selalu mempunyai cara tersendiri untuk menciptakan suasana, terkadang romantis, namun terkadang rasa kalut, salah satunya rasa bingung mencari tumpangan menuju tempat kerja, beda cerita dengan kawan-kawan yang memiliki mobil sendiri.

Alhasil, pada hari, Kamis, 15 Januari 2026 di tengah rintik yang cukup deras, saya berkesempatan mencoba berkenalan dengan moda transportasi online asal Vietnam yang baru saja mengaspal di Kota Daeng ini.

Rasa penasaran itu membawa jempol saya menelusuri aplikasi taksi Xanh SM dikenal Green SM taksi lalu mengistallnya. Proses instalasinya tergolong cepat. Antarmukanya terasa segar, mungkin karena dominasi warna sian (cyan) sering digambarkan sebagai perpaduan antara hijau dan biru (hijau kebiruan atau hijau toska) yang memberikan kesan tenang di tengah cuaca yang mendung.

Bodi mobil taksi Green SM didominasi warna sian (cyan), sering digambarkan sebagai perpaduan antara hijau dan biru (hijau kebiruan atau hijau toska). Warna ini dipilih untuk melambangkan identitas mobil listrik Xanh SM yang ramah lingkungan dan inovatif. 

Perusahaan taksi listrik asal Vietnam, Xanh SM (yang berganti nama menjadi Green SM di pasar internasional termasuk Indonesia), menggunakan seratus persen armada mobil listrik VinFast yang memiliki warna khas ini. 

Menunggu tumpangan saat penghujan kerap menjadi ujian kesabaran. Namun, kesabaran itu berbuah manis saat melihat ikon mobil hijau dan biru (hijau kebiruan atau hijau toska), di peta aplikasi bergerak mendekat ke arah lokasi pesanan saya menuju tempat kerja, yang jaraknya lebih kurang 3 kilometer.

Ketika mobil tiba, warna bodinya tampak mencolok di antara aspal basah Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar. Interior yang bersih dan aroma yang segar menjadi pelarian sempurna dari udara lembap di luar. Sopirnya pun ramah, tipikal keramahan orang Makassar yang membuat perjalanan terasa lebih singkat.

Pengalaman perdana naik taksi online Green SM umumnya positif, menawarkan kenyamanan karena suara mobil listrik yang halus, tenang, dan bersih, dengan pengemudi profesional yang sopan memberikan rasa berkontribusi pada lingkungan, karena armadanya bebas emisi.

Saya baru tahu kalau naik Green SM taksi senyaman ini. Mobilnya bersih, kursi duduknya nyaman, kabinnya luas, tempat kakinya longgar, drivernya ramah, perjalanan jadi aman dan dijamin tidak ada drama koreanya.

Sebagai pelanggan pertama kalinya naik mobil listrik Green SM, menurut sopirnya mayoritas pelanggannya memberikan tanggapan positif terhadap layanan ride-hailing listrik pertama di Indonesia ini. Tentu ini salah satu nilai plus bagi saya, menuai pengalaman berkendara sambil berkontribusi, meskipun kecil, dalam upaya menjadikan udara di kota Makassar lebih bersih.

Luar biasa, mobil listrik buatan Vietnam ini menerapkan konsep ramah lingkungan sering kali diartikan sebagai kompromi terhadap biaya atau kenyamanan. Namun, mobil listrik Green SM membuktikan sebaliknya dengan menghadirkan layanan ride-hailing berbasis listrik yang mengutamakan keramahan lingkungan tanpa mengorbankan kualitas.

Di tengah tantangan sumpeknya udara dan meningkatnya kebutuhan transportasi di kota di Indonesia, Green SM hadir sebagai solusi yang lebih baik. Mobil Listrik Green SM melayanani pelanggannya tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara yang terpercaya dengan harga terjangkau.

Dari keterangan bapak Abd. Muqsith Mansyur salah satu driver mobil listrik Green SM yang sempat saya wawancarai, para pelanggannya di Makassar, mulai dari anak muda, pekerja kantoran hingga profesional muda, mengapresiasi kualitas perjalanan dan layanan Green SM. Kata-kata seperti “modern,” “halus,” dan “aman” sering kali muncul dalam testimoni mereka menggambarkan bagaimana Green SM mendefinisikan ulang transportasi perkotaan ramah lingkungan.

Menurut Muqsith, keluhan pelanggan, keterlambatan armada sampai ke lokasi pemesan ke tempat tujuan, hal ini disebabkan kurangnya armada masih menjadi kendala tersendiri di kota Makassar ini.

Bagi layanan taksi yang mengklaim ramah lingkungan, fitur yang paling menonjol di mata pelanggan bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga kebersihan kabin, sopirnya ramah, keamanan, kenyamanan dan kehandalan mengemudi. Lalu lintas di Makassar yang terkenal macet, diperburuk dengan banjir, bukan menjadi kendala bagi Mobil Green SM.

Sebagai penumpang perdana, sedikit menceritakan perjalanan pertama saya dengan taksi online Green SM, berasa naik mobil mewah ala Limosin, perjalanan memecah hujan menuju tempat kerja sangat lancar. Hal yang paling menonjol adalah bagaimana taksi listrik ini bisa melewati guyuran hujan tanpa takut konsleting Listrik di tengah perjalanan, sehingga menghemat waktu perjalanan saya di jam sibuk masuk kantor.

Berkendara dengan Green SM terasa berbeda, menjadi sebuah kemewahan sederhana yang ditandai dengan desain yang cermat dan detail, ruang kaki yang luas, tidak adanya bau asap rokok serta bahan bakar, hanya terhirup aroma menyegarkan di setiap perjalanan.
Green SM menonjolkan kebersihan. Sangat nyaman, sebagai mobil listrik, sangat tenang saat dikendarai.
Profesionalisme pengemudi Green SM menambah kenyamanan dan pengalaman berkendara. Mereka tidak hanya sopan, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan penumpang.

Saya mengapresiasi professional gesture dari pengemudi yang membantu dalam menyesuaikan AC dan mengobrol dengan ramah.
Pelanggan seperti saya melihat armada listrik Green SM sebagai langkah penting ke arah yang lebih baik.Dampak operasional Green SM melampaui sekadar perjalanan individu, dengan armada bebas emisi, perusahaan dapat berkontribusi signifikan dalam mengatasi masalah kualitas udara di kota besar di tanah air beta, salah satunya Makassar. Bagi banyak pelanggan, nilai ramah lingkungan yang diusung mobil listrik GreenSM asal Vietnam ini sangat selaras dengan prinsip pribadi mereka.

Saat pertama kali mengetahui bahwa ini adalah layanan ramah lingkungan, maka pilihan ini adalah opsi yang tepat, terutama dengan tingkat kemacetan, panas, penat, polusi tinggi di Makassar. “Saya berharap kualitas layanan ini tetap terjaga.”
Taksi Green SM (sebelumnya dikenal sebagai Xanh SM) adalah layanan transportasi berbasis kendaraan listrik asal Vietnam, merupakan perusahaan taksi listrik pertama di Indonesia yang dioperasikan oleh PT. Karm SM Green Taxi Xanh And Smart Mobility Indonesia, bagian dari grup Vingroup yang dimiliki oleh pebisnis Vietnam, Pham Nhat Vuong, menggunakan mobil listrik buatan VinFast, dan telah beroperasi di Jakarta serta ekspansi ke beberapa kota seperti Makassar.
Resmi masuk ke pasar Indonesia (Jakarta) pada 18 Desember 2024 dan mulai melakukan ekspansi ke kota lain seperti Makassar pada September 2025 dan Surabaya pada Desember 2025. Di Makassar, ptaksi listrik bertajuk Green Smart Mobility (SM) di Makassar.
Awalnya diluncurkan dengan nama Xanh SM, namun kemudian diubah menjadi Green SM untuk memudahkan penyebutan bagi konsumen di luar Vietnam.

Kehadiran pilihan baru ini tentu membawa angin segar bagi warga Makassar. Bukan hanya soal persaingan harga, tapi soal kualitas layanan, kenyamanan dan ramah lingkungan yang ditawarkan. Mobil taksi satu ini sepertinya siap menjadi sahabat baru untuk menembus kemacetan Makassar, baik di saat terik maupun hujan.

“Vietnam telah menunjukkan bahwa masa depan hijau bukan untuk didiskusikan selamanya, tapi untuk dieksekusi segera. Jika tetangga kita sudah bisa berlari kencang dengan teknologi ramah lingkungan sementara kita masih ragu melangkah, ada yang salah dengan cara kita memandang masa depan. Mikir!!”

(Visited 43 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Subhan Riyadi

Bukan siapa-siapa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.