Layanganmu putus ketika kamu kelaparan akan cinta, ketika kamu tidak mempunyai rasa cinta di dalam hati. Ketika seseorang datang dan berkata, “Kamu menginginkan sedikit cinta? Kamu bisa mendapatkan cintaku jika kamu melakukan apa pun untukku.”

Jika kamu kelaparan cinta dan kamu mencicipi cinta itu, kamu akan melakukan apa pun hanya untuk cinta. Bahkan, kamu akan menjadi begitu membutuhkan sehingga kamu memberikan seluruh jiwa hanya untuk sedikit perhatian.

Layanganmu putus ketika kamu berkeliling dunia memohon cinta. “Ayolah, cintailah aku. Aku kesepian. Aku tidak cukup baik untuk cinta. Aku butuh seseorang untuk mencintaiku, untuk membuktikan bahwa aku berharga untuk cinta.”

Kamu mempunyai cinta, di sini, di dalam hati. Tetapi, kamu tidak melihat cinta itu.

Layanganmu putus ketika kamu menjadi egois, menuntut rasa saling membutuhkan. Semua tentang kepunyaanmu. Kamu menjadi begitu egois bahwa kamu menginginkan seseorang dengan siapa kamu berbagi hidup untuk merasakan saling membutuhkan seperti yang kamu inginkan. kamu menginginkan “seseorang yang membutuhkanku” untuk menerima keberadaanmu, merasa bahwa kamu memiliki alasan untuk bisa bertahan hidup. Kamu berpikir bahwa kamu sedang mencari cinta. Tetapi, sesungguhnya kamu sedang mencari “seseorang yang membutuhkanku”, seseorang yang bisa kamu kendalikan dan kamu manipulasi.

Layanganmu putus ketika kamu ketakutan untuk mencintai karena merasa tidak aman untuk mencintai. Ketakutan atas penolakan sebegitu menakutkan. Kamu harus berpura-pura menjadi yang bukan dirimu. Kamu mencoba untuk merasa diterima oleh pasanganmu ketika kamu tidak menerima dirimu sendiri.Tetapi, masalahnya bukan pasangan yang menolakmu. Masalahnya kamu menolak dirimu sendiri, sebab kamu tidak cukup baik, sebab itulah yang kamu percaya.

Layanganmu putus ketika kamu masuk ke dalam suatu hubungan dan menciptakan drama, sebab kamu ingin menjadi cemburu, sebab kamu ingin menjadi posesif, karena kamu ingin mengontrol hidup pasanganmu. Kamu tidak mencari kesenangan. Kamu mencari rasa sakit dan itulah yang akan kamu dapatkan. Jika kamu masuk ke dalam suatu hubungan dengan keegoisan, mengharapkan bahwa pasanganmu akan membuatmu bahagia, itu tidak akan pernah terjadi. Itu bukan kesalahan pasanganmu. Itu adalah kesalahanmu sendiri.

Layanganmu putus ketika kamu belajar untuk menjadi egois dan menutup hatimu begitu erat. Kamu kelaparan karena cinta, tidak mengetahui bahwa hatimu adalah “dapur ajaib”. Buka hatimu. Bukalah “dapur ajaib”mu. Jangan berjalan di muka bumi ini hanya untuk mengemis cinta.

Di dalam hatimu, semua cinta yang kamu butuhkan ada. Hatimu dapat menciptakan cinta berapa pun jumlah nya. Bukan hanya cinta untuk dirimu sendiri, tetapi untuk seluruh dunia.

Kamu dapat memberikan cintamu tanpa syarat. Kamu bisa bermurah hati dengan cintamu karena kamu memiliki “dapur ajaib” dalam hatimu. Kemudian, semua orang yang kelaparan, orang yang percaya hatinya tertutup akan selalu ingin berada di dekatmu untuk cintamu. []

(Visited 55 times, 2 visits today)
Avatar photo

By Abah Iyan

Sosiopreneur, Writerpreneur & Book Publisher

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.