Oleh : Salawati Amin
(Curahan Hati Sang Sahabat)
Dulu begitu indah
Sangat indah
Engkau rangkai bunga
Semerbak mewangi di taman nan asri
Aku terpesona
Dengan rangkaian bunga yang harum semerbak
Aku tak berdaya dengan keindahan panorama yang engkau ciptakan
Hingga aku lupa jika bunga mawar nan elok itu akan melukai
Luka yang mengiris hati
Tanpa kusadari menghancurkanku
Hingga aku terkulai tak berdaya
Inikah balasan cintamu ?
Waktu berlalu begitu cepat
Kuoles lukaku dengan air mata anakku
Buah hati yang engkau tinggalkan tanpa belas kasih
Buah hati yang lucu yang masih butuh belaianmu
Namun apa dayaku
Jika suratan takdir berkata demikian
Akan kujalani dengan sabar
Walau pedih mengiris hati
Pada Sang Khalik tempatku bersimpuh
Menengadahkan kedua tangan
Menghamba pada Sang Pemilik Kehidupan
Adakah ceritaku berakhir indah ?
Watansoppeng, 30 Januari 2022
