dunia ini tidak dialektis – itu bersumpah untuk ekstrem, tidak kesetimbangan, bersumpah untuk antagonisme radikal, tidak rekonsiliasi atau sintesis. Ini juga merupakan prinsip jahat. 

Jean Baudrillard


Judul : ILUSI VITAL
Kloning, Milenium, dunia virtual.
Penerjemah :Sushela M. Nur
Terbit : Juni 2021
Halaman :89


A. Tentang Pengarang
Jean Baudrillard adalah seorang pakar teori kebudayaan, filsuf kontemporer, komentator politik, sosiolog dan fotografer asal Prancis.
Karya Baudrillard sering kali dikaitkan dengan pascamodernisme dan pascastrukturialisme.
Ia merupakan seorang teoritisi sosial pasca-struktural terpenting.(wikipedia).


Meninggal dunia, di Paris Prancis, 6 Maret 2007.

B. Tentang ILUSI VITAL


Bukankah kita sebenarnya sudah muak dengan seks, perbedaan, emansipasi, dan budaya?
Dengan pertanyaan provokatif ini, Jean Baudrillard, dalam pergumulannya dengan persoalan kompleks yang menentukan dunia pascamilenial, menantang kita untuk menghadapi penolakan atas kematian dan subjektivitas kita yang mematikan dan diberdayakan secara teknologi.

Buku ini tipis, point pembahasan cuma tiga bagian, tetapi pembahasannya cukup lugas dan tuntas.


C. ISI BUKU KARYA JEAN BAUDRILLARD
Pembahasan bagian Pertama, Jean Baudrillard membahas:
1).Jalan keluar terakhir: kloning melampaui yang manusiawi dan yang tak manusiawi.
2).milenium, atau ketegangan Tahun 2000.
3).Pembunuhan terhadap yang real.


Ulasan dan gambaran isi buku ini oleh Jean Baudrillard.
(1). Kloning manusia—serta “kloning” ide dan identitas sosial—menandai berakhirnya seks dan kematian serta pembagian hidup dengan melembagakan alam yang sama, di luar perjuangan individu.

Ketika segala sesuatu dapat dikloning, disimulasikan, diprogram, dan dikelola secara genetik dan neurologis, umat manusia menunjukkan diri tak sanggup untuk menghadapi dengan gagah berani keanekaragamannya sendiri, lebih memilih untuk beringsut mundur ke keabadian patologis sel yang mereplikasi diri.

(2). Dengan kembali ke asal-muasal virus kita selaku makhluk abadi tanpa seks, kita ironisnya memenuhi hasrat kita untuk merengkuh kematian, mengakhiri spesies kita sendiri.

(3). Baudrillard membahas apa yang disebutnya “pembunuhan terhadap yang real” yang dilakukan oleh dunia virtual.

Di dunia salinan dan klon di mana segala sesuatu bisa hadir dalam sekejap, kita bahkan tidak bisa lagi berbicara tentang kenyataan.

Di luar pembunuhan simbolis terhadap Tuhan yang dikumandangkan Nietzsche, dunia virtual kita yang bebas dari referen sedang dalam proses memusnahkan realitas, tanpa meninggalkan jejak.

Dibumbui dengan gerakan kontraintuitif dan visi profetik serta humor gelap khas Baudrillard, buku ini menyingkap kontradiksi-kontradiksi yang memandu budaya kontemporer kita dan mengatur kehidupan kita.

Semoga review buku ini, menambah wawasan kita dalam memahami pemikiran kritis khususnya menambah teori sosiologi kritis dalam almari besar ilmu Sosiologi. Buku ini sangat recomended bagi sosiolog.
Makassar, 2.2.2022.

Sudirman Muhammadiyah
(Pengajar Sosiologi)

(Visited 476 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Sudirman Muhammadiyah

Dr. Sudirman, S. Pd., M. Si. Dosen|Peneliti|Penulis| penggiat media sosial| HARTA|TAHTA|BUKU|

2 thoughts on “ILUSI VITAL (Kloning, Milenium, Dunia Virtual) Karya Jean Baudrillard”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.