Buku : Transkripsi Oral History Masa Pemerintahan Jepang di Daerah Bone Sulawesi Selatan
Pewawancara : Tim Sejarah Lisan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan
Penerbit : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan
Tempat : Makassar
Tahun : 2015
Jumlah Halaman : vii +225
Bahasa : Indonesia dan Bugis
ISBN : –
Salah satu sumber informasi sejarah yang tersimpan di Unit Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan adalah Hasil Rekaman Suara Sejarah Lisan. Rekaman suara tersebut tersimpan dalam format Kaset baik kaset ukuran biasa maupun kaset mini (mini cassettes). Rekaman suara sejarah lisan yang menjadi khazanah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan adalah rekaman suara dengan tema “masa penjajahan Jepang” dari berbagai daerah (kabupaten) di Sulawesi Selatan.

Buku ini adalah salah satu hasil transkripsi wawancara Sejarah Lisan masa pendudukan Jepang, tepatnya yang terjadi di kabupaten Bone, khususnya di daerah Unra, kabupaten Bone bagian Utara. Selain rekaman suara hasil wawancara dalam bentuk kaset, para peneliti atau masyarakat pengguna lainnya juga dapat langsung membaca hasil wawancara tersebut dalam bentuk buku. Kedua format media informasi bisa saling melengkapi dan juga mendukung penggunaan Arsip tekstual lainnya yang menjadi khazanah Dispus-Arsip Sulawesi Selatan.
Terdiri dari 11 bagian berdasarkan jumlah kaset yang ditranskripsi, masing masing bagian terbagi dua menjadi Deskripsi dan Transkripsi. Deskripsi adalah uraian singkat atau kesimpulan dari hasil wawancara sejarah lisan dalam satu kaset, sedangkan Transkripsi adalah perubahan format dari informasi suara (lisan) ke dalam bentuk tulisan.
Proyek wawancara Sejarah Lisan ini terjadi pada Desember 1997 yang pada masa itu, organisasi pelaksananya adalah Arsip Nasional RI Wilayah Sulawesi Selatan (ANRI Wil. Sulsel) yang kemudian pada tahun 2000 ketika terjadi pemberlakuan Otonomi Daerah, digabungkan dengan Perpustakaan Wilayah, yang kemudian kita kenal sebagai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.
Adapun anggota Tim Sejarah Lisan sebagai Pewawancara adalah : Muhammad Salim, Andi Ahmad Saransi, Man Arfa, dan Ahmad Rahman. Tokoh masyarakat di Bone yang diwawancarai adalah : I Pidde, Baco Maddu, Andi Baso Ahmad, Ummareng, Taddaga, Semmang, Made Cambang, Muhammad Arsyad, dan Baco Gatta. Para tokoh masyarakat ini adalah saksi hidup peristiwa pemberontakan rakyat Unra, yang berjuang melawan kesewenang-wenangan tentara pemerintah Jepang.
Buku ini sangat direkomendasikan bagi para peneliti, mahasiswa atau masyarakat umum yang ingin mengkaji tentang peristiwa pemberontakan di Unra, Bone.

