RINDU DAN SENJA
Senja mulai menuju peraduan
Malam pun hampir bertahta
Rindu bergelayut mesra
Membara meniru senja
Sesekali aku ingin menikmati
Senja bersamamu
Namun waktu dan jarak tidak lagi sejalan
Durasinya sudah usai
Kini getaran rindu itu tidak lagi berdentang
Tidak lagi bergetar, menggemuruhkan dada
Waktu tidak lagi bersahabat
Namun kelak,senja ini akan menjadi alasan untukmu merindu
Watansoppeng, 13 Juni 2021
DESEMBER KE-4
Kala lara menyesak dada
Kala beban hidup menghimpit
Menghantam laksana gelombang
Mendera dari segala arah
Mengenangmulah obat mujarab lara
Kini sudah Desember ke-4
Masihkah engkau terkenang kisah kita?
4 Desember kelabu
Berlalu tanpa kehadiranmu
Mengingat,mengenang,merindu,melupakan
Tanpa ada batas pasti
Mengingat,mengenang,lenyap
Merindu,melupakan lesap
Watansoppeng, 13 Juni 2021
TERUNTUK SEBUAH HATI
Tak mengapa engkau pergi
Tak mengapa engkau menyalahkanku
Tak mengapa engkau abaikan
Sisakan hatimu untukku
Agar aku dapat menikmati malam dalam biasmu
Kalaupun engkau merasa enggan
Biarkan hati itu milikku
Jangan paksakan mengikuti arahmu
Agar murninya tak bernoda
Perkara hati,sekeras apapun engkau menggengam
Akan gagal
Karena ia akan tetap menjaga kilaunya
Tidak ternoda kehendak sang tuan
Aku berharap hati itu tetap milikku
Kan kujaga kilaunya tetap bersinar indah
Watansoppeng, 13 Juni 2021
RINDU DATANG TERLALU PAGI
Wahai sang rindu
Seenaknya saja engkau datang
Tanpa aku punya kuasa menolakmu
Aku takkan memungkirinya
Aku butuh rasa itu
Ruang hatiku tak sanggup lagi
Menopang rasamu
Tiada berkurang
Malah semakin bertambah
Wahai rindu
Engkau datang tak mengenal waktu
Tanpa batas menggerogoti relung terdalam
Membuncah,mencari ruang tersalurkan
Watansoppeng, 13 Juni 2021
PADA HUJAN PERDANA
Pada hujan pertama disore itu
Alangkah bahagianya bongkahan tanah
Baunya menyatu bersamamu karena rindu
Tidak seperti hati ini yang gundah
Tanpa Tempat berlabuh
Pada hujan perdana di senja itu
Ingin kutitipkan rindu pada sebuah hati
Agar rasa ini tidak lagi terusik
Kita pernah satu rasa
Namun tidak lagi seirama
Setiaku tak berbalas
Kata temanku, kadang bersama itu membuat jemu
Berpisah rindu
Seperti sebuah tulisan
Semua punya kisah
Semua punya nasib sendiri-sendiri
Watansoppeng, 13 Juni 2021
Noted : Semua Puisi Cinta telah dimuat dalam buku Kumpulan Puisi ” LEAK CINTA “,Penerbit Yedija Nusantara, Yogyakarta.
