Oleh: H. Tammasse Balla*

Bagi sebagian besar orang, tentunya sudah tak asing lagi Menara Eiffel (Eiffel Tower). Berdasarkan Toureiffel.Paris, menara setinggi 300 m yang dibangun oleh sekitar 150-300 pekerja konstruksi tersebut berhasil menarik perhatian warga dunia. Pastinya saat mengunjungi Paris di Prancis, wisatawan tak lupa untuk mengunjungi Menara Eiffel, baik hanya sekadar berkunjung menikmati keindahannya hingga berfoto.

Tahukah Anda cerita di balik Menara Eiffel itu sendiri? Penulis yang kebetulan datang berlibur bersama keluarga 20-22 Juni 2022 di Paris akan mengulas sejarah singkat Menara Eiffel.

Menyadur Toureiffel Paris, menara Eiffel dibangun dengan menggunakan logam sejumlah 18.038, 7.300 ton besi yang berasal dari berbagai penjuru dunia dan 2.500.000 pemakuan. Pembangunan penggalian di sekitar Menara Eiffel pertama kali dimulai pada 26 Januari 1887, sedangkan pada 31 Maret 1889 pembangunan menara ini baru diselesaikan sehingga total waktu yang diperlukan adalah 2 tahun 2 bulan 5 hari dan menghasilkan prestasi di bidang teknik yang sesungguhnya. 

Orang-orang penting yang terlibat dalam pembangunan ini di antaranya Gustav Eiffel yang merupakan seorang pengusaha, Maurice Koechlin dan Emile Nouguier yang merupakan insinyur serta Stephen Sauvestre seorang arsitek. Ide pembangunan menara yang sangat tinggi ini dicetuskan oleh dua ketua insinyur yaitu Maurice Koechlin dan Emile Nouguier pada Juni 1884.

Waktu pembangunan konstruksi Menara Eiffel hanya membutuhkan lima bulan saja dalam pembangunan pondasi dan dua puluh satu bulan untuk menyelesaikan pemasangan bagian logam menara. Tentunya ini menjadi suatu pertimbangan rekor pembangunan tercepat, mengingat sarana yang tersedia pada periode saat itu tidaklah mudah sehingga pembangunan Menara Eiffel ini merupakan suatu keajaiban dalam sejarah Menara Eiffel.

Selain itu, Menara Eiffel dilengkapi dengan 5 lift untuk mempermudah perpindahan pengunjung dari satu tempat ke tempat lainnya. Sejarah Menara Eiffel menuai perdebatan yang cukup pelik sebelum proses pembangunan selesai, meskipun mendapatkan berbagai kritik dari nama-nama besar dari Dunia Seni dan Sastra.

Protes ini dimuat di koran Le Temps dengan ditandatangani oleh beberapa nama besar dunia seperti Charles Gounod, Guy de Maupassant, Alexandre Dumas junior, François Coppée, Leconte de Lisle, Sully Prudhomme, William Bouguereau, Ernest Meissonier, Victorien Sardou, Charles Garnier dan lainnya. Protes yang mengkritik tajam mengenai kecacatan pembangunan, lampu-lampu di menara yang kurang menarik, kerangka bangunan kaku, dan lainnya. Akan tetapi, pada akhirnya Menara Eiffel tetap mampu berdiri kokoh dengan menarik perhatian dua juta pengunjung di Pameran Dunia pada 1889 dan tetap sukses hingga saat ini.

Nah, itu tadi sejarah Menara Eiffel secara singkat. Kisahnya yang cukup mencuri perhatian proses pembangunan yang cukup cepat, rumit dengan menggunakan para tenaga ahli di bidangnya diiringi dengan desain perancangan memesona mempunyai daya tarik tersendiri membuat eksistensi Menara Eiffel tetap bertahan selama bertahun-tahun.

Pada menara ini juga dilengkapi dengan fasilitas restoran. Walaupun Anda lama berkeliing di menara ini, tak perlu khawatir jika “kampung tengah” keroncongan. Telah disiapkan restoran yang fungsi utamanya sebagai P3K (Pertolongan Pertama Perut Keroncongan). []

*Kaprodi S2 Bahasa Indonesia FIB Unhas

(Visited 118 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.