Lebaran Wakil Tuhanku di Bumi
Takbir pun bergema, tanda esok Hari Raya tiba. Tantangan "30 Hari Memuliakan Wakil Tuhanku di Bumi" pun tuntas kujalani.
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Takbir pun bergema, tanda esok Hari Raya tiba. Tantangan "30 Hari Memuliakan Wakil Tuhanku di Bumi" pun tuntas kujalani.
Seketika itu aku ingat kutipan yang dibagikan oleh Bang RIM melalui akun media sosialnya kemarin. "Penuhi kebutuhan orang tua. Biar Tuhan yang penuhi kebutuhan kita."
"Yach, nggak ada yang warnanya merah maroon ya, Bu?" tanyaku pada ibu pemilik toko.
Terima kasih kepada Kanda tercinta Bang RIM. Ibarat kata, "RIM tanpa Iyan buta, Iyan tanpa RIM lumpuh."
Bagi sebagian anggota komunitas BN yang belum siap menerbitkan hasil karyanya secara solo, buku antologi ini kami hadirkan secara khusus dalam rangka satu tahun kebersamaan kami di Bengkel Narasi. Di…
Aku pernah menyarankan agar Al-Qur'an itu diperbaiki saja jilidnya di copy center. Namun, Bapak bilang sudah terlanjur dilakban. Ya sudahlah.
Kamu tidak bisa memaksakan puisi Dengan penggaris, atau penjarakan di meja Sejarah akan selalu menemukanmu dan membungkusmu Dalam seribu lengannya.
Sampai hari ini, Togap Marpaung masih terus menjalin komunikasi dengan Indonesia Corruption Watch (ICW). Menyampaikan perkembangan dari apa yang terus ia lakukan dalam mengejar pelaku korupsi di kantornya.
Simak sepak terjang 14 tokoh whistleblower internasional hingga kiprah Togap Marpaung mengungkap dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa dalam buku "Rudal Pelapor (Whistleblower) Dugaan Korupsi Pengawas Nuklir”. Segera terbit!