Pena Indonesiaku Merdeka
Merdeka, semoga bukan hanya sekadar kata yang maknanya terkubur dalam ilusi. Bagai suara gemuruh di malam sepi membahana, namun tak mengusir lengang. Hari ini, 17 Agustus 2024 usia negeriku genap…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Merdeka, semoga bukan hanya sekadar kata yang maknanya terkubur dalam ilusi. Bagai suara gemuruh di malam sepi membahana, namun tak mengusir lengang. Hari ini, 17 Agustus 2024 usia negeriku genap…
Oleh: Rosmawati Merdeka, semoga bukan hanya sekadar kata yang maknanya terkubur dalam ilusi. Bagai suara gemuruh di malam sepi membahana, namun tak mengusir lengang. Hari ini 17 Agustus 2024 usia…
Oleh: Rosmawati Secara umum merdeka berarti lepas, bebas,tidak terikat. Namun pun demikian, meski secara fisik nampak lepas, bebas, namun kenyataannya banyak jiwa-jiwa yang terhimpit tak kuasa melawan tikus-tikus licik yang…
Oleh: Rosmawati* Semalam cuaca Kota Lasusua begitu sejuk, sesekali semilir angin bertiup mengiringi langkah kami memasuki rumah jabatan Bupati Kolaka Utara. Sesaat kemudian orang nomor satu Kolaka Utara bersama Ibu,…
Oleh: Rosmawati* Tiada namun adaMaya namun nyataJauh namun dekatItulah adanya Di manakah aku? Aku bukan siapa -siapaSadarku kala fisik melemahMeski lambat daripada tidakSemua karena hidayah-Mu Oh Yang Maha AdaBukalah tirai…
Oleh: Rosmawati* Entah suatu kebetulan atau memang sudah ditakdirkam lahir di tanggal dan bulan yang sama. 23 Agustus 1968/23 Agustus 1972 menjadi hari istimewa di setiap tahunnya selalu mendapatkan ucapan…
Oleh: Rosmawati* Meski aku bukan penulis, namun aku ingin menulis. Tentang masa kecilku, masa tanpa facebook atau whatsAap. Masih terkenang ketika aku dan teman sebaya berjalan kaki ke rumah pak…
Oleh: Rosmawati Sepertinya halnya kehidupan manusia yang berputar bagai roda, aglaonema juga senantiasa mengalami pasang surut. Ketika kuncup mekar, maka imun pun meningkat. Namun sebaliknya, ketika daun lonyot, bikin hati…
Oleh: Rosmawati Rapuh tubuhku bagai kayu dimakan rayap Lama aku berharap Kiranya waktu bisa buatku bangkit dan berdiri dengan kokoh Rupanya Sang waktu belum bersahabat dengan jiwa lemahku Daun ranting…
Rantingku diterpa anginPatah, layu, jatuh ke tanahKe mana lagi aku harus berpeganganTerakhir aku hanya pasrah pada Sang Maha Segalanya.Maha mengetahui yang nyata dan kasat Langit tempatku mengangkasa kini mulai tertutup…