Luka yang Sempurna
Oleh: Gusnawati Lukman Sempurna sudah luka yang kau torehkan. Aku masih bisa bertahan di balik luka itu, meski terkadang rasanya begitu sulit untuk tetap berdiri. Namun, terlalu sempurna luka itu…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Oleh: Gusnawati Lukman Sempurna sudah luka yang kau torehkan. Aku masih bisa bertahan di balik luka itu, meski terkadang rasanya begitu sulit untuk tetap berdiri. Namun, terlalu sempurna luka itu…