Oleh: Andi Chairul Ichsan Parani

Pertanyaan sulit tapi jawabannya mudah atau pertanyaan mudah tapi sulit menemukan jawabannya. Satu kesyukuran jika leluhur kita mewariskan banyak sejarah yang hingga saat ini masih terekam dalam ingatan, walau sudah tak mudah lagi ditemui di berbagai pustaka atau bahkan dalam dialog sederhana di warung kopi.

Kemerdekaan yang niscayanya sebuah hasil perjuangan telah bergeser dari waktu ke waktu dan kini kemerdekaan dalam arti kebebasan telah bablas dalam norma, aturan bahkan hukum di bumi ini. Hukum yang kini seperti selembar tisu yang setelah pakai dibuang, terbang ringan oleh angin kekuasaan, hasutan atau fitnah. Kemerdekaan tidak lagi diartikan sebagai sebuah kebutuhan tapi telah menjadi kosa kata yang sepi dari pembuktian.

Jika hari ini merdeka menjadi barang langka yang keantikannya bisa ditaksir jauh diatas kemampuan kita menghargai darah dan peluh pejuangĀ  maka kemerdekaan hari ini seperti burung dalam sangkar yang hanya bisa dinikmati oleh mata juga bathin kemiskinan dan kaum lemah.

Kemerdekaan seperti idiom bagi keinginan atas perlindungan penguasa atas kebijakan atau kearifan aturan. Sayang, hari ini sayap-sayap kemerdekaan terbang dalam pertaruhan yang tidak punya pilihan kecuali tunduk !

(Visited 91 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.