Oleh : Salawati Amin

Kau merendahkan diri
Kau menghambakan diri
Membuang rasa malu
Menggilas rasa persaudaraan
Demi harta dan jabatan yang engkau puja

Merubah hati seperti binatang
Menggeser akal dan nurani bagai tak berilmu
Mengiba pada yang berkuasa
Hinga tak sadar kau rela menjilat sepatu tuanmu

Walau ilmu telah penuhi isi kepala
Walau harta kau kumpulkan seisi daratan
Mengkhianati teman
Membohongi sahabat
Memfitnah saudara
Kau lakukan demi mengejar kedudukan
Petuah, nasehat bahkan cibiran
Tak jua merubah tabiat rakus dan serakahmu
Sebab materi dan kesombongan telah merasuki jiwamu

Seperti singa yang siap menerkam mangsa
Segala cara dilakukan
Demi mendapatkan keinginan semu
Yang takkan ada akhir sepanjang usiamu

Jika sadarmu menunggu ajal
Tak kan kau nikmati indahnya dunia
Waktumu habis mengumpul harta dan kesenangan duniawi
Menenggelamkan saudara hanya untuk memenuhi keinginan hati

Saudaraku
Berilah sedikit ruang dalam hatimu
Agar kebenaran dapat melewatinya
Berilah rongga dalam batinmu
Agar kebaikan dapat bersemayam dengan indah
Hingga engkau dapat merasakan
Indahnya syurga dalam kehidupan duniamu

Watansoppeng, 4 Februari 2022

(Visited 139 times, 1 visits today)
One thought on “Menjilat Sepatu Tuan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.