Oleh: Devinarti Seixas

Komitmen Peserta kursus kelas BIPA yang kagum belajar bersama dengan teman-teman lainnya di pusat budaya Indonesia Dili,Timor-Leste Bersama Dengan Para Trainer.

Pratama Media News,Dili (Timor-Leste),26 Juli 2022-Salah seorang peserta kursus BIPA di Pusat Budaya Indonesia Dili,Timor-Leste Melquio dos Santos da Cruz dengan nama panggilan Michel yang lahir di FahiLebo 13 Mei 2004,dengan hobby main organ  yang memiliki cita-cita atau Guru adalah putra dari Bapak Carlito dos Santos da Cruz dan Ibu Domingas dos Santos Xavier berasal dari Distrik Liquisa.

Komitmen atau alasan Maichel mengikuti kursus BIPA karena ingin belajar bahasa Indonesia (Melayu),dengan demikian ia mampu berkomunikasi dengan anggota negara yang serumpun dengan bahasa Indonesia (Melayu).

Ketika saya ingin mengikuti kursus BIPA,orang pertama yang  mendukung atau mensupport saya adalah sahabat sejati saya yang mengajak  untuk mendaftar kursus BIPA, dan ia juga ikut dalam kursus tersebut.

Saya sudah memiliki komitmen belajar bahasa Indonesia sejak tahun 2020. Saya ingin belajar bahasa Indonesia karena masa depan yang akan datang saya ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke Universitas Indonesia.

Saya bangga karena kursus BIPA merupakan tempat yang terbuka bagi semua generasi muda juga para pelajar yang ingin belajar bahasa Indonesia. Saya sudah belajar bahasa Indonesia sejak di bangku SMA kelas 1.Pertama kali saya belajar dari Guru saya.

Selain itu, ada juga salah seorang peserta bernama Fatima Tilman dengan nama panggilan Fati lahir di Turicai 20/08/1999 dengan hobby belajar dan bercita-cita jadi perawat. Dia adalah putri dari Jacinta de Jesus dan Jacinto de Jesus dari Distrik Manufahi mengatakan jika ia ingin mengikuti kursus BIPA karena mau menambah wawasan agar mengerti tentang penggunaan bahasa Indonesia. Kata Faty tidak ada yang mengsuport saya untuk ikut ke kursus BIPA tapi atas inisiatif dia sendiri.

Saya memiliki keinginan untuk ikut dalam kursus ini karena mendapatkan informasi dari teman bahwa kalau kita ingin berkunjung ke Indonesia, kita harus berbahasa Indonesia. Banyak sekali generasi muda yang ikut dalam kursus tersebut termasuk saya. Saya sudah belajar bahasa indonesia sejak SMA kelas satu hingga tamat, dan saya berusaha belajar karena menurut saya mengapa orang lain bisa saya tidak. Akhirnya, saya memutuskan untuk ikut kursus BIPA agar suatu hari saya juga bisa berbicara Indonesia seperti yang lainnya.

Kata Maichel selama ikut kursus BIPA, ia merasa bangga karena metode yang dipakai oleh ibu Guru atau Trainer membuatnya bahagia.Selama beberapa minggu, saya juga sudah mengerti dan paham tentang bahasa Indonesia dari didikan Ibu Guru tutur,” Maihcel (25) pada reporter Pratama Media News Indonesia,Dili Timor–Leste.

(Visited 138 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Devinarti Seixas

Penulis dan Pendiri KPKers Timor Leste, dengan mottonya: "Kebijaksanaan bukan untuk mencari kehidupan melainkan untuk memberi kehidupan dan menghidupkan". Telah menyumbangkan lebih dari 100 tulisan berupa; berita, cerpen, novel, puisi dan artikel ke BN sejak 2021 hingga sekarang.

2 thoughts on “Generasi Muda Timor-Leste Jadi Peserta BIPA di PBI Dili Timor-Leste”
  1. Saya juga ingin mengikuti kursu bahasa indonesia karena saya suka belajar bahasa itu lebih kuat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.