Oleh: Gusnawati Lukman
Minggu 17 Juli 2022, adalah reuni perdana Ikatan Alumni SMPN 3 Watansoppeng yang bertempat di lapangan upacara SMPN 3 Watansoppeng. Acara ini dihadiri oleh alumni dari lintas angkatan.
Ada momen yang sangat spesial pada saat acara ini berlangsung yaitu penyerahan buku karya tokoh besar asal Soppeng, Sulsel, Dr. Harifin A. Tumpa S.H., M.H., berjudul “Membangun Karakter Yang Kokoh Dari Kumpulan Kisah Inspiratif . Buku ini diserahkan langsung oleh putra kandung beliau, Dr. Andi Julia Cakrawala, S.T., S.H., M.T., M.H., yang juga adalah alumni SMPN 3 Watansoppeng angkatan 89. Semua merasa bangga dan bahagia mendapatkan kado buku karya tokoh besar asal Soppeng ini.
Buku : Membangun Karakter Yang Kokoh Dari Kumpulan Kisah Inspiratif
Penulis : Dr. Harifin A.Tumpa S.H.,M.H.,
Penerbit : PT. Imaji Cipta Karya
Tempat : Jakarta
Tahun : 2021
Cetakan Pertama, Maret 2021
Cetakan Kedua, Agustus 2021
ISBN : 978-623-90916-9-9
Editor buku” Membangun Karakter Yang Kokoh Dari Kumpulan Kisah Inspiratif”, adalah putra putri dari Bapak Dr. Harifin A. Tumpa S.H., M. H., yaitu Dr. Andi Hartati Harifin, S.E., S.H., M.Kn, yang pernah bekerja sebagai banker di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan saat ini sebagai Notaris/PPAT wilayah kerja Kota Bekasi, serta Dr. Andi Julia Cakrawala, S.T., S.H., M.T., M.H., Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung (2021).
Buku “Membangun Karakter Yang Kokoh Dari Kumpulan Kisah Inspiratif”, ini adalah karya tokoh besar asal Soppeng,Sulsel, Dr. Harifin A. Tumpa S.H., M.H., yang lahir di Soppeng, 23 Februari 1942. Beliau mengabdi di dunia peradilan selama lebih 49 tahun, dan terakhir dipercaya menduduki jabatan Ketua Mahkamah Agung Periode 2009-2012. Pada tahun 2011, Universitas Hasanuddin menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa di bidang hukum. Tahun 2019 beliau dianugerahi bintang Mahaputra. Penulis aktif menulis berbagai artikel ilmiah dan makalah, baik di Jurnal Ilmiah yang terakreditasi Nasional maupun di Jurnal Ilmiah yang terakreditasi secara Internasional.
Buku” Membangun Karakter Yang Kokoh Dari Kumpulan Kisah Inspiratif”, diawali dengan sebuah puisi dari penulis buku yang berjudul,” Apakah Kamu Sudah Tidak Berguna? sebagai renungan di masa “stay at home”. Buku ini diterbitkan pada saat pandemi Covid-19, dengan maksud mulia untuk membentuk kepribadian atau karakter yang kokoh bagi generasi muda dalam menjalani kehidupannya di dunia ini. Kepribadian yang baik dan kokoh merupakan landasan untuk terciptanya masyarakat yang sejahtera, adil, dan bermartabat.
Karakter adalah nilai personal yang melekat pada setiap orang secara individual. Antara satu manusia dengan manusia lainnya tidak sama. Hampir sama dengan sidik jari. Karakter yang diharapkan terbangun dalam buku ini adalah karakter yang kuat, yang bermakna, bahwa karakter yang terbentuk itu adalah karakter yang tidak mudah goyah dalam situasi dan keadaan apa pun juga.
Dalam buku ini dibagi dalam empat bagian, yaitu:
Bagian Pertama, menampilkan 3 buah puisi. Puisi pertama berjudul “Hidup Ini Begitu Singkat”, yang ditulis oleh penulis sendiri. Begitu singkat hidup ini karena memang dunia hanyalah persinggahan untuk mengumpulkan bekal yang akan dibawa ke tempat tujuan abadi.
Puisi kedua, puisi ini dibuat oleh Aidh Al Qarni dalam bukunya “ La Tahzan: Jangan Bersedih!”. Puisi ini memberikan motivasi optimis melakoni hidup di dunia ini.
Puisi ketiga, tulisan indah yang dibuat oleh Ustadzah Irene Handono yang diberi judul ‘ Mencari Jalan Pulang”, yang berisi renungan bahwa dunia ini tempat kita berada bukanlah tempat tinggal sesungguhnya. Rumah kita ada di surga.
Bagian Kedua: mengupas tentang bagaimana membentuk karakter yang kuat. Ada 3 pilar utama yang ditampilkan yaitu;
PILAR I
Manusia tidak boleh kehilangan harapan atau cita-cita. Orang yang kehilangan cita-cita atau harapan adalah termasuk orang yang putus asa, yang oleh semua agama diharamkan. Dalam menggapai cita-cita ada beberapa faktor penentu:
1, Ada kesempatan
2. Ada usaha
3. Nasib
PILAR II
Manusia harus mempunyai rasa keikhlasan. Tidak semua yang kita inginkan bisa tercapai sehingga apa pun hasilnya dari apa yang kita lakukan kita harus menerimanya dengan ikhlas.
PILAR III
Pondasi dari semua karakter adalah kejujuran. Cita-cita tanpa kejujuran adalah kehampaan, yang biasanya terjadi adalah kegagalan.
Keikhlasan tanpa kejujuran adalah kepalsuan, yang akan membuahkan kegagalan karena keikhlasan yang ditampilkannya hanya kepura-puraan saja.
Fakta-fakta dalam kehidupan sehari-hari menggambarkan kepada kita betapa pentingnya berkarakter jujur.
Bagian Ketiga; berisi nasihat, falsafah, dan pengalaman-pengalaman bermutu yang dapat dicontoh untuk membentuk karakter yang kuat dan bermakna.
Ada nasihat dari beberapa tokoh seperti Prof. B.J. Habibie, ada nasihat bagaimana kita bisa bisa menjaga toleransi antar sesama dan menjaga persatuan dengan melihat peristiwa-peristiwa dunia, ada nasihat bagaimana hidup bahagia, bagaimana hidup tentram, dan bagaimana memelihara persaudaraan.
Bagian Keempat; berisi nasihat supaya hidup sehat. Apa hubungannya masalah kesehatan dengan karakter? Penulis mempunyai 3 alasan sehingga masalah kesehatan dipentingkan dalam membangun karakter:
- Masalah kesehatan adalah masalah penting bagi semua orang.
- Suatu karakter yang ada pada setiap individu tidak bisa terimplementasikan dengan baik tanpa ditunjang oleh kesehatan yang prima.
- Sumber nasihat ini berasal dari sumber yang mulia, yang merupakan ciri dari orang yang berkarakter kuat.
Buku” Membangun Karakter Yang Kokoh Dari Kumpulan Kisah Inspiratif”, secara keseluruhan terdiri dari 311 halaman. Halaman terakhir ( 308-311) adalah Biodata penulis dan editor.
Terima kasih atas kado buku yang sangat luar biasa ini. Semoga para pembaca yang sudah mendapatkan suvenir menarik karya tokoh besar asal Soppeng, Sulsel, Dr. Harifin A. Tumpa S.H., M.H., dapat mengambil hikmahnya.
Watansoppeng, 10 Agustus 2022
