Oleh: Sainal Adi
Hari kehari terus aku lewati perjalanan kehidupan ini. Banyak cobaan dan rintangan aku hadapi yang terus saja datang menghampiri. Kerinduan sosok seseorang yang sangat berarti dalam hidup terkadang sulit aku bendung walau kepergiannya sudah 2 tahun lebih. Jika kerinduan itu datang rasanya lemas tak berdaya. Hanya air mata yang selalu menetes mengingat dirinya.
Bukan mau melawan takdir yang sudah di tetapkan oleh Allah SWT. Namun, terkadang perasan bercampur kerinduan tak bisa aku hindari yang selalu saja datang. Ya Allah ya Rabb, hambamu hanya manusia biasa yang berpasrah kepadamu.
Semoga ke depannya rintangan dan cobaan yang selalu datang aku sanggup menghadapi dan melewatinya. Jujur aku sudah capek hadapi semua ini. Namun, kehidupan harus terus berjalan . Aku menyadari selama di dunia ini ujian kehidupan pasti ada. Aku juga menyadari bahwa segala bentuk ujian yang Engau berikan pasti ada jalan keluarnya dan ada hikmah di balik semua itu.
Ibu, ibu, ibu, anakmu rindu dengan belaian kasih sayangmu yang tulus. Semoga tenang di alam sana. Maafin anakmu yg terkadang masih merasa sedih mengingat jasa dan pengorbanan mu mengurus dan membesarkan aku.
Watansoppeng, 8 Oktober 2022
