Jika memang tak ingin
Mengapa memberi harapan
Hingga hayalan terbang
Jauh membumbung ke langit

Harapan yang terus tersiram
Hingga tumbuh terus menerus
Lalu terlupa untuk menengok
Tanpa sadar telah lupa diri

Dan dengan seketika
Kau hempaskan semuanya
Hingga jatuh ke dasar jurang
Tanpa ada rasa untuk bangkit lagi

Kecewa yang amat sangat
Amarah yang menyesakkan
Tangis yang tak redam
Cahaya wajah yang meredup

Rasanya seperti
Hidup sengan, mati tak mau
Tak ada lagi tujuan
Semuanya hancur

Hancur berkeping-keping
Bagaikan kaca yang jatuh
Lalu menghantam lantai
Serpihan berhamburan

Harapan dan anganku
Ku gantung padamu
Hingga aku lupa
Jika ada Sang Pencipta

(Visited 38 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.