Oleh: Artati Latif*

Perjalanan hidup setiap individu manusia telah digariskan oleh takdir Tuhan. Kisahnya penuh dengan kebahagiaan atau tantangan baik dari sisi ekonomi, hajat hidup, dinamika keluarga atau sisi kesehatan. Walaupun terlahir dari rahim dan proses lahir yang sama, ternyata manusia tetap memiliki keunikan yang berbeda.

Adikku yang lahir lebih muda dua tahun dari penulis, ternyata terbawa lahir kelainan salah satu organ vital tubuh bagian dalamnya.Organ penting yang berfungsi memberi denyut kehidupan setiap detik. Bagian dalam dari raga ini yang mempertukarkan maupun mensirkulasi cairan merah yang disebut darah di dalam jaringan tubuh. Bawaan lahir kelainan jantung Adikku terdeteksi setelah observasi medis sejak ia berumur tujuh belas tahun.

Tindakan medis berikutnya buat Adikku adalah operasi katup jantung untuk menormalkan kembali fungsi jantungnya, ketika itu Adikku sementara kuliah semester satu pada tahun 2000 silam.
Sehari-harinya Adikku menjalani serangkaian check- up kesehatan pasca operasi dan kerap kali mengidap sesak nafas akibat ketidaknormalan fungsi jantungnya. Aku sangat bersedih tatkala menyaksikan derita sakit sang Adik. Miris hati ini mengamati status kesehatannya sambil ia mengurus buah hatinya.

Sebagai saudara kandung yang setiap waktu bersamanya, entah apa jadinya dikemudian hari jika melihat Adikku menjalani hari-harinya dalam kinerja jantung yang abnormal. Terlebih dukungan anggota keluarga dan kerabat yang lain tak hentinya mensupport moril Adikku untuk tetap kuat dalam menjalani derita sistem katup jantung yang bocor.

Pasca operasi pertama empat belas tahun berlalu maka tindakan operasi kedua kembali dilakukan pada tahun 2011di rumah sakit jantung Harapan Kita Jakarta. Tujuan operasi kali ini adalah untuk mengoptimalkan kembali sistem katup jantung yang bocor. Sungguh suatu cobaan berat yang dialami Adikku terhadap organ penting jantungnya. Kehidupan opname di rumah sakit yang berhari-hari dan pastinya kurang tidur dan semua dalam kombinasi ketidaknyamanan. Menjaga Adikku yang berstatus sebagai pasien jantung harus benar-benar sabar dan tabah menjalaninya.

Dalam masa lebih dua puluh tahun terakhir, Adikku menjalani silih berganti serangkaian pengobatan dan pemeriksaan jantung oleh dokter ahli. Semangat pantang menyerah untuk sembuh harus selalu disematkan dalam hati ini walau berbalut kesedihan.Dalam setahun terakhir ini, Adikku harus kembali menjalani medical check-up rutin karena sindrom gangguan pernafasan terus diidapnya. Aku sangat bersedih dan air mata ini tak tertahankan tatkala melihat Adikku yang nyaris tidak sanggup lagi menahan rasa sakit jantungnya. Bahkan tawaran operasi yang ketiga kalinyapun tak mampu lagi untuk dijalaninya karena kondisi fisik Adikku yang tak memungkinkan lagi.

Dari bilik perawatan intensif care unit jantung salah satu rumah sakit di kota Makassar, aku mendengar sayup-sayup gema takbir pertanda bahwa hari raya Idul Adha 1446 hijriyah bagi umat Islam akan segera dilaksanakan.Teringat suasana rindu pada hari raya di kampung yang sejak sepekan terakhir ini, aku tetap setia mendampingi adikku yang telah menjalani CT scan jantung dan dalam posisi menunggu hasil akhir pemeriksaan intensif tersebut. Bersama Adikku yang terbaring di kamar perawatan rumah sakit Pusat Jantung Terpadu aku melewatkan hari raya Idul Adha tahun ini pada ujian sakit Adikku dalam perasaan penuh lara dan tangisan hati kerinduan akan kesembuhan Adikku.

Kepasrahan dan kekuatan hati ini terus kunyalakan untuk menghadapi ujian sakit pada Adikku. Pertolongan Allah swt yang tulus kumunajatkan untuk keafiatan Adikku yang sangat kucintai dan kusayangi. Keajaiban Tuhan yang tetap kuharap untuk pulihnya kembali kesehatan Adikku yang sangat kudambakan. Ya…Allah…Rabbi yang maha menyembuhkan…Sembuhkanlah Adikku. Oh…Adikku sehatlah selalu.

Makassar,10 Dzulhijjah 1446 H/06 Juni 2025 M

(Visited 55 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.